Wajah Lama Lolos Seleksi KPU

Peserta seleksi tertulis berpikir keras menyelesaikan soal ujian, kemarin pagi. (NURDIANSAH/MALANG POST)

Peserta seleksi tertulis berpikir keras menyelesaikan soal ujian, kemarin pagi. (NURDIANSAH/MALANG POST)

Seleksi tertulis calon anggota KPU Kota Malang yang digelar di Hotel Gajahmada, kemarin pagi, akhirnya meluluskan dua puluh calon anggota KPU Kota Malang. Dua puluh peserta ini berhasil mendapatkan tiket ke tahapan selanjutnya setelah mengumpulkan poin tertinggi dari 100 soal yang harus dikerjakan selama 120 menit.

Dari dua puluh nama peserta yang lulus ke tahapan selanjutnya, tercatat empat nama anggota KPU Kota Malang yang saat ini masih aktif menjabat. Keempat nama tersebut adalah Wahyu Ida Herawati SE, Hendry ST MT, H Moch Fatich SH M.Hum dan Drs H Suwarno M.Pd. Sedangkan anggota KPU Kota Malang, Mutmainnah Mustofa gagal dalam seleksi tertulis kali ini.

Nama-nama peserta lain yang cukup dikenal adalah Moch Syafik S.Sos dan Drs Hamung Tukidjan MBA yang merupakan anggota Panwaslu Kota Malang untuk Pemilu tahun 2004 lalu.

Sekretaris tim seleksi anggota KPU Kota Malang periode tahun 2008-2013, H Husnun N Djuraid mengatakan, melalui tes psikologis dan tes wawancara, dua puluh calon anggota KPU Kota Malang ini akan diperas lagi hingga menjadi sepuluh orang.

Seleksi psikologis akan digelar terlebih dahulu, yakni Kamis tanggal 20 November di UMM. Kemudian hari Sabtu tanggal 22 November akan dilanjutkan dengan seleksi wawancara yang dilakukan langsung oleh tim seleksi Kota Malang

“Setelah terpilih sepuluh calon, tim seleksi akan mengirimkannya ke KPU Jatim. Pemilihan lima nama yang akan menjabat sebagai anggota KPU Kota Malang periode 2008-1013 sepenuhnya menjadi kewenangan pihak KPU Jatim,” terang Husnun.

Seleksi tertulis ini sendiri diikuti 73 peserta yang sebelumnya telah lolos dalam tes administrasi. Tidak ada satupun di antara peserta ini yang terlambat mengikuti ujian ini ataupun mengundurkan diri.

Seratus soal yang dikerjakan oleh peserta ini berisi materi tentang pengetahuan umum, teori demokrasi, tata pemerintahan, tata negara, teori ekonomi, dan Pancasila. Tim seleksi menjamin soal ujian ini tidak bocor sebelumnya karena diambil dengan pengawalan anggota kapolresta Malang sehari sebelumnya, dan disimpan di kantor Polresta Malang.

Diakui oleh peserta seleksi yang juga ketua KPU Kota Malang saat ini, Hendry ST MT, seleksi tertulis yang diikutinya kali ini lebih sulit dibandingkan seleksi tertulis ang diikutinya lima tahun lalu.

“Yang membuat tes tertulis ini lebih berat sepertinya karena yang membuat adalah panitia nasional. Kalau dulu yang membuat hanya tim lokal Kota Malang saja. Soal-soalnya hampir sama dengan soal UMPTN,” ungkap Hendry mengenai tingkat kesulitan soal ujian.(nda/eno) (Adinda Zaeni/malangpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Malang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s