KPU Jatim Serius Tanggapi Gugatan Kaji

Upaya Tim Pemenangan Kaji memperkarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim ke Makamah Konstitusi (MK), ditanggapi serius oleh KPU Jatim. Tidak tanggung-tanggung untuk meladeni Tim Kuasa Hukum Khofifah-Mujiono (Kaji), KPU telah menunjuk Fahmi Bachmid.

Advokat kondang yang juga salah satu anggota Tim Pembela Muslim (TPM) dalam kasus eksekusi Amrozi cs itu, ditunjuk KPU Jatim sebagai kuasa hukum, Kamis malam kemarin. Atau dua hari setelah Tim Pemenangan Kaji membawa dugaan kecurangan penghitungan suara Pilgub putaran ke dua ke MK.

‘’Memang, kantor kami ditunjuk sebagai kuasa hukum. Kami tidak sendirian, nanti kami akan mengajak dua rekan kami dari Jakarta. Intinya, kami siap meladeni timnya Kaji,’’ tandas Fahmi Bachmid SH, kepada Malang Post di kantornya Jl. Gresik Surabaya, Jumat siang.

Seperti diberitakan sebelumnya, Tim Kuasa Hukum Kaji dibawah komando Muhammad Maruf telah menyodorkan 500 bukti kecurangan penghitungan suara dari 500 PPK di 19 kabupaten di Jatim. Dalam upaya hukum ini Maruf tidak sendirian, tetapi dikawal juga lima advokasi dari Tim PDI Perjuangan Jatim.
Secara panjang lebar, Fahmi menyebut, pihaknya sekarang ini belum bisa memberikan komentar atas materi yang diajukan Tim Kaji ke MK. Karena, pihaknya belum menerima salinan gugatan tersebut. Artinya, tanpa mengetahui materi gugatan yang didaftarkan, sulit bagi Fahmi untuk menilai isi gugatan itu.

‘’Panjang lebar, saya belum bisa menyebutkan bagaimana materinya. Karena saya sendiri belum diberi kopian materinya. Nanti, kalau memang sudah ada, baru kami bisa menentukan arah,’’ tutur Fahmi dengan tidak menyebut kenapa KPU memilih dirinya sebagai tim kuasa hukum.

Di sisi lain, Fahmi mempertanyakan, model atau bentuk kecurangan yang ditudingkan Tim Kaji ke KPU Jatim. Apakah kecurangan itu benar adanya, atau hanya sekedar mempermasalahkan intergritas KPU, pasca penghitungan manual 11 Nopember lalu. ‘’Kecurangan itu dimananya, kami masih perlu mencermati,’’ paparnya meyakinkan.

Sementara itu, Kapolda Jatim Irjen Pol. Herman Sumawiredja mengatakan, anggapan aparat keamanan terlalu berlebihan mengamankan proses penghitungan dianggap tidak tepat. Utamanya, terkait diterjunkannya pasukan Yonif 500/Rider Kodam V Brawijaya, 11 Nopember lalu di kawasan Jl Raya Darmo.

Artinya, sekitar 1.300 personel polisi yang diturunkan di sekitar Hotel Grand Mercure dianggap sudah sesuai standar operasional. Karena penghitungan suara dianggap rawan menimbulkan dampak negartif, maka Polda Jatim perlu secara serius menempatkan anggotanya untuk membantu lancarnya penghitungan.

Terkait Yon 500/Rider, Kapolda menyebutkan, pihaknya tidak tahu menahu soal keterlibatan pasukan elite itu. Apalagi, turunnya Yon 500/Rider semata-mata hanya untuk mengamankan kediaman Panglima, di Jl. Raya Darmo 100 atau beberapa meter dari lokasi penghitungan manual.

”Sebuah acara akan berjalan lancar kalau jaminan keamanannya sudah benar. Sudah sesuai prosedur tetap (protap) yang ada. Tugas kami, polisi, adalah ikut mengamankan penghitungan sebagai tahapan Pilgub Jatim,’’ papar jenderal bintang dua ini sebelum salat Jumat di Mapolda Jatim.

Untuk meyakinkan, Herman menyebut, kalau pihaknya dalam hal ini Polda Jatim belum perlu meminta bantuan Kodam Brawijaya untuk kegiatan pengamanan penghitungan suara oleh KPU. Kalau pun kemudian pasukan dari Kodam Brawijaya ikut turun tangan, dianggap bukan masalah besar.

‘’Setahu saya, mereka (pasukan Yon 500/Rider) hanya berjaga-jaga di sekitar rumah panglima. Rumahnya Pangdam, yang jaraknya cukup dekat dengan tempat acara. Secara resmi, saat itu, kita belum dan tidak meminta untuk bantuan tenaga pengamanan,’’ kilahnya dengan menyebutkan, sebaiknya Tim Kaji tidak menganggap Polda terlalu berlebihan. (has/avi) (harry santoso/malangpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Berita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s