Tiga Jamaah Terjatuh dari Lift

Selain kami, jamaah calon haji dari embarkasi Surabaya, tengah merasakan nikmatnya ibadah di Madinah, tapi kemarin, kami juga mendapatkan kabar yang kurang menyenangkan.

Betapa tidak, ada tiga jamaah haji dari embarkasi Surabaya, yang terjatuh saat naik dalam lift. Mereka sebenarnya, berniat ingin salat Duhur di Masjid Nabawi. Tapi saat akan turun dari lantai empat menggunakan lift, tiba-tiba tali lift itu terputus dan ketiganya terjatuh.

Berita itu sangat ramai disampaikan teman-teman jamaah lainnya. Meski tidak mengurangi keinginan kami untuk terus menambah ibadah-ibadah yang lain, namun kami juga sempat bertanya-tanya. Kenapa hal itu bisa terjadi?

Apalagi sebagai kepala rombongan, saya banyak mendapat pertanyaan dari jamaah lain, yang bergabung dalam rombongan saya. Tentu saja, pertanyaan-pertanyaan itu harus saya jawab. Bagaimana pun juga, saya tidak ingin rombongan yang sama pimpin, menjadi tidak nyaman dalam beribadah. Apalagi, yang terjatuh itu sama-sama dari embarkasi Surabaya.

Saya pun harus mondar-mandir untuk mencari informasi siapa tiga jamaah yang terjatuh itu. Ternyata, mereka berasal dari kloter 30 dan terjatuh saat akan turun dari pemondokan Argomedik nomer 543, Madinah.

Agar lebih mantap, saya minta bantuan teman-teman di tanah air untuk ikut mencari informasi tambahan. Karena saya percaya teman-teman Malang Post ada yang selalu memantau di Sukolilo.
’’Tiga yang terjatuh itu Zilviyah Profitasari, Djunakiyah dan Nurmaidah. Ketiganya dari Surabaya dan saat ini dirawat di RS King Fahd Madinah,’’ tulis balasan sms dari teman di Surabaya.

Tak urung, informasi itu langsung saya sampaikan ke rombongan saya, termasuk ke teman-teman kepala rombongan lainnya. Karena, saya mendengar banyak jamaah yang khawatir, ada bagian dari rombongan mereka yang menjadi korban.

Setelah mereka tahu ketiga jamaah itu berasal dari Surabaya, kontan mereka bisa bernafas lega. Kami hanya bisa berdoa agar kejadian itu tidak menimpa jamaah lainnya.

Karena itulah, setiap kami selesai salat ataupun kami ziarah, kami selalu meminta kepada teman-teman jamaah, untuk senantiasa berdoa bersama-sama, agar kami bisa melaksanakan ibadah ini dengan sempurna dan kembali ke tanah air, dengan menyandang predikat sebagai haji mabrur. Meski kami semua juga sadar, segala sesuatu, pasti sudah digariskan oleh Allah SWT. (***)
(Redaksi/malangpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Malang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s