Tinjau Ulang Take Over Aset PDJY

Wacana pengambilalihan aset Pemerintah Kabupaten Malang yang dikelola Perusahaan Daerah Jasa Yasa (PDJY) mendapat reaksi keras dari anggota DPRD Kabupaten Malang. Dewan berpendapat wacana itu tidak bisa menyelesaikan masalah. Malah ada pula anggota dewan yang berpendapat bahwa tak over aset wisata tersebut tidak realistis.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang Purnomo Anwar meminta Pemkab Malang mengatakan, rencana pengambilalihan aset perlu ditinjau ulang. Politisi senior Partai Golkar itu menilai take over tidak menyelesaikan masalah. Dia balik mempertanyakan peningkatan pendapatan daerah ketika aset wisata diambil alih oleh Pemkab Malang.

“Apakah kalau dikembalikan (aset yang dikelola PDJY) bisa lebih baik (pendapatannya),” tegas Purnomo Anwar kepada Malang Post. Purnomo Anwar menambahkan, seharusnya dibuat pembaharuan kontrak kerja oleh Pemkab Malang terhadap direktur PDJY. Dalam hal ini, pihak Eksekutif secara memanggil Direktur Utama PDJY untuk dimintai kesanggupan peningkatan Pemasukan.

“Panggil saja Dirut PDJY mintai kesanggupan mengelola dengan syarat tertentu. Dalam hal ini juga harus ada jaminan bari Dirut jika berhasil merealisasikan target tersebut,” ungkap Purnomo Anwar di gedung DPRD Jumat (14/11) lalu.

Terpisah, anggota Fraksi Demokrat Eko Budi Prasetyo menyatakan wacana tak over aset yang dikelola PDJY tidak realistis. Kata Eko, Dirut PDJY saat ini telah berhasil mengelola aset dari zero (nol) ke Rp 125 Juta. Perlu diketahui, sebelumnya (sekitar tahun 2004) PDJY sempat menggadaikan mobil dinas untuk menggaji karyawan.

“Wacana itu tidak realistis, kenapa tidak dari dulu dilontarkan saat PDJY zero pemasukan. Sekarang ini PDJY tengah membangun aset wisatanya, seperti Songgoriti Resor termasuk pula Pemandian Metro,” urai Eko.

Seperti diberitakan Malang Post sebelumnya, Wabub Rendra Kresna melontarkan kekecewaan terhadap pendapatan PDJY. Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Purnadi menyatakan PDJY tidak bisa melakukan efisiensi biaya operasionalnya. Dirut PDJY Rahmat Hermawan mengatakan pihaknya mengelola 9 aset antara lain Songgoriti Resor, Pemandian Dewi Sri, Pemandian Sumber Waras, Pemandian Metro, Pantai Balekambang, Pantai Ngliyep, Apotik dan Percetakan serta Taman burung Jeru (tutup).
(ary/eno) (bagus ary/malangpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Kabupaten Malang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s