15 Preman ‘Dipalak’ Rp 50 Ribu

premanisme
Apa jadinya jika para preman ‘dipalak’ secara paksa dan wajib membayar Rp 50 ribu. Hal itu hanya terjadi di Pengadilan Negeri Kepanjen, kemarin.

Sedikitnya 15 preman dari wilayah Kabupaten Malang diajukan ke dalam sidang. Belasan Preman tersebut tak berkutik setelah dikenai tindak pidana ringan (Tipiring) dan dipaksa membayar denda sebesar Rp 50 ribu/orang.

Para preman yang diajukan ke hadapan hukum tersebut, merupakan hasil buruan Polres Malang beserta jajaran Polsek dalam jaring razia preman.

Selama operasi preman, pihak Polres Malang dan jajaran berhasil mengamankan 57 Preman. Enam preman diantaranya langsung dipenjara karena kedapatan membawa senjata tajam, 27 Preman dikenai tindak pidana ringan dan 24 preman lainnya menjalani pembinaan.

‘’Preman yang membawa senjata tajam adalah prioritas kami. Ini muara dari curas (pencurian dengan kekerasan),’’ tegas Kabag Ops Polres Malang, Kompol Suyoto SH kepada Malang Post, kemarin.
Menurut Suyoto, dari 27 preman yang dikenai tipiring, 18 orang telah diajukan ke pengadilan, pagi kemarin. Namun, tiga tidak bisa hadir, sehingga hanya 15 Preman yang dijatuhi sanksi denda oleh pengadilan sebesar Rp 50 ribu/ orang. Kata Suyoto, proses sidang belasan preman lainnya bakal dilakukan secara bertahap hingga tuntas.

‘’Mereka di tipiring karena tertangkap tangan saat mabuk, memalak dan mengganggu ketertiban. Operasi seperti ini akan terus berlangsung sesuai instruksi Mabes Polri,’’ imbuhnya.

Sementara itu, 24 Preman lainnya hanya dikenai wajib lapor selama 2 kali seminggu hingga dianggap telah berubah perilaku. Keseluruhan preman merupakan hasil operasi di berbagai tempat umum, seperti pasar, terminal, stasiun, tempat wisata serta tempat hiburan.

Suyoto menambahkan, kegiatan operasi preman oleh Polres Malang tersebut di-backup langsung dua unit UKL (Unit Kecil dan Lengkap). Masing-masing tim itu beranggotakan 35 personil polisi, sehingga total kekuatan saat operasi sebanyak 70 orang. Anggota UKL merupakan gabungan dari Satuan Reskrim, Intel, Laka, Lantas dan lain-lain. (ary/avi) (Ary Wicaksono/malangpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Kabupaten Malang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s