GSI Percepat Penurunan AKI

Upaya menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) memang telah dilaksanakan sejak Indonesia Merdeka. Lalu diintensifkan sejak 30 tahun yang lalu bersamaan dengan Rencana Pembangunan Lima Tahun (Repelita).
Tetapi penurunan AKI masih belum memuaskan. Untuk itulah Gerakan Sayang Ibu (GSI) perlu digalakkan lagi dengan percontohan di tingkat Kecamatan dan Desa. Desa Lang Lang Kecamatan Singosari Kabupaten Malang merupakan 1 dari lima Kecamatan di Propinsi Jawa Timur yang terpilih menjadi sasaran kunjungan Tim Penilai Kecamatan Sayang Ibu Propinsi Jawa Timur.

Menurut Bupati Sujud Pribadi, tujuan dan sasaran GSI bisa menekan angka kematian ibu dan tercukupi kebutuhan gizi ibu. Sehingga tidak ada masalah dengan organ reproduksi dan gerakan ini tidak hanya bersifat seremonial belaka.

Kepada Tim Penilai Kecamatan Sayang Ibu Propinsi, Sujud menghimbau agar tidak ragu-ragu menyampaikan apabila dilapangan ada kekurangan. “Tujuan utama bukan untuk menjadi juara. Tetapi memberikan pengetahuan, kesadaran dan kepedulian bagi masyarakat,” ungkapnya saat menyambut kedatangan tim penilai beberapa waktu lalu.

Ketua Panitia Tim Penilai Propinsi Jawa Timur dr. Hendra Wijaya menyampaikan, GSI memerlukan peran serta masyarakat itu sendiri. Yakni semua lapisan masyarakat mulai dari tingkat yang paling rendah yaitu keluarga sampai pemerintah.

Tujuannya untuk peningkatan kualitas hidup manusia khususnya perempuan, sesuai dengan tujuan Millenium Development Gold ke III. Diharapkan ada kesetaraan gender antara pria dan wanita. Dalam masyarakat misalnya, kegiatan PKK bisa menggerakkan ibu-ibu hamil untuk memeriksakan kehamilannya ke posyandu – posyandu.

Ibu-ibu yang kekurangan gizi bisa dibantu dalam hal makanan yang mempunyai gizi baik sehingga pada saat pra dan pasca kelahiran baik ibu maupun bayinya bisa sehat. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang dr. Agus Wahyu Arifin menjelaskan, sasaran langsung GSI adalah ibu pra hamil/Pasangan Usia Subur, ibu hamil, ibu bersalin, ibu nifas, suami dan seluruh anggota keluarganya. Tidak ketinggalan calon pengantin wanita, remaja siswi SLTP/SLTA dan santri putri pondok pesantren.

Ia berharap Desa Lang Lang Kecamatan Singosari dapat menjadi juara GSI dan bisa menularkan apa yang didapat ke desa lain.(*/eno)
(Redaksi/malangpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Malang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s