Longsor Susulan Masih Menghantui Tirtoyudo

Jalan raya Tirtoyudo nyaris tertutup total dengan tanah longsoran yang terjadi Minggu lalu. Dan longsoran masih diprediksi akan terjadi lagi.

Jalan raya Tirtoyudo nyaris tertutup total dengan tanah longsoran yang terjadi Minggu lalu. Dan longsoran masih diprediksi akan terjadi lagi.

Longsor yang menimbun Jalan Raya Tirtoyudo antara Desa Pujiharjo dan Desa Purwodadi mengancam Desa Pujiharjo bakal terisolasi. Pasalnya, longsoran tersebut kini menutup badan jalan dan hanya menyisakan aspal selebar 1,5 meter untuk dilewati kendaraan. Badan jalan nyaris tertutup karena longsor tambahan pada hari Minggu (16/11) lalu.

Seperti diberitakan Malang Post, Jumat (14/11) lalu, longsor membuat ambles separuh badan jalan di lokasi tersebut. Saat itu masyarakat telah memberi batu penahan dan membersihkan longsoran. Namun, longsor karena hujan deras pada hari Minggu lalu makin mempersempit badan jalan.

Kondisi tersebut membuat Desa Tirtoyudo terancam terisolasi karena longsor susulan diperkirakan masih akan terjadi lagi. Padahal, jalan raya tersebut satu-satunya penghubung antara Pujiharjo ke wilayah Kecamatan Dampit.

Kasi Penanggulangan dan Kesiagaan Bencana Satpol PP dan Linmas Pemkab Malang, Satrio Atmoko mengatakan, Tirtoyudo masuk kategori rawan longsor. “Jalur itu memang rawan longsor, Sabtu lalu sudah ada tindakan dari Bina Marga. Kami juga sudah turun ke lokasi untuk mapping,” tegasnya ditemui Malang Post di kantornya, kemarin.

Menurut Satrio, selain Tirtoyudo, tiga Desa di Kecamatan Pujon juga rawan longsor antara lain Desa Bendosari, Sukomulyo dan Ngroto. Sejauh ini Linmas telah mengantisipasi dengan membentuk Satlak di tiap Desa. Saat ini, Linmas telah meminta laporan potensi bencana di semua desa.

“Kalau untuk laporan longsor susulan kita belum dapat, nanti penanganannya dari Bina Marga,” ujarnya.
Terpisah, Sekretaris Camat Titoyudo Firmando H Matondang mengatakan, longsor itu disebabkan hujan deras dan gundulnya hutan. Berdasarkan pendataan pihak kecamatan, sedikitnya ada tujuh titik rawan longsor di wilayah Tirtoyudo. Antara lain, Dusun Kepatihan, Dusun Putukrejo, Dusun Sumbersari (2 titik) dan Dusun Sumberjo, itu titik longsor di Desa Kepatihan.

“Di Desa Tirtoyudo ada dua titik longsor yakni Dusun Panjal dan Dusun Kenongo,” ujar Mando sapaan akrabnya dihubungi per telepon, kemarin.(ary/lim) (Ary Wicaksono/malangpost)

Tinggalkan komentar

Filed under Kabupaten Malang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s