Jelang Idul Qurban, Dispertan Periksa Hewan Kurban

Menjelang Hari Raya Idul Adha pada 8 Desember mendatang, Dinas Pertanian (Dispertan) Kota Malang akan menggelar pemeriksaan hewan kurban yang akan disembelih masyarakat pada Hari Raya Idul Adha. Pemeriksaan kesehatan hewan kurban akan dilakukan di masing-masing masjid dan juga tempat penjualan hewan kurban dadakan serta pasar hewan.

Pemeriksaan kesehatan hewan akan dilakukan pada 2-5 Desember mendatang. Dinas Pertanian akan mendatangi tempat-tempat penjualan hewan kurban, baik kambing maupun sapi dan juga pasar-pasar hewan. Khusus untuk masjid, musala yang akan menyembelih kurban diharapkan untuk mengirimkan surat pengajuan pemeriksaan kesehatan hewan kurban kepada Dinas Pertanian. Mengingat jumlah masjid dan musala serta lembaga sosial yang menggelar penyembelihan hewan cukup banyak.

“Maksimal H-3 surat pengajuan dari panitia penyembelihan hewan kurban sudah kami terima untuk dapat dilakukan segera pemeriksaan hewan kurban yang akan disembelihnya,” kata Kepala Dinas Pertanian Kota Malang, Ninik Suryatini kepada Malang Post, kemarin.

Pemeriksaan kesehatan hewan kurban itu dilakukan untuk mengantisipasi penyakit hewan, seperti penyakit kuku dan mulut, antraks dan lainnya. Sesuai dengan syariah, hewan qurban yang akan disembelih juga harus sehat dan memenuhi syarat lainnya.

Untuk menghindari hewan kurban yang tidak sehat, Nanik meminta agar masyarakat dapat mengetahui ciri-ciri hewan kurban yang sehat dan layak untuk disembelih. Ciri-ciri hewan yang sehat antara lain, tidak pincang, mata dan mulut tidak berlendir, bentuk fisik yang sempurna dan beberapa ciri lainnya.
“Secara fisik, hewan kurban yang sehat, baik kambing dan sapi sudah dapat dilihat. Jika kurang yakin dapat meminta bantuan Dinas Pertanian untuk mengecek kesehatan hewan kurbannya,” terangnya.

Jika pada saat pemeriksaan kesehatan di pasar dan ditempat penjualan hewan dadakan, ditemukan hewan kurban yang tidak sehat, Dinas Pertanian meminta kepada yang bersangkutan untuk tidak menjualnya kepada masyarakat dan harus dipisahkan dari hewan lainnya. (aim/udi)
(Muhaimin/malangpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Malang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s