Job Market Fair 2008

Para pencari kerja lagsung menyerbu Job Market Fair 2008 yang digelar Disnaker Kota Malang di Bela Negara kemarin. (MUFLIKH FARID/MALANG POST)

Para pencari kerja lagsung menyerbu Job Market Fair 2008 yang digelar Disnaker Kota Malang di Bela Negara kemarin. (MUFLIKH FARID/MALANG POST)

Di tengah-tengah ramainya pendaftaran CPNS yang berlangsung di Malang Raya, Disnaker Kota Malang berani menggelar bursa kerja. Kegiatan bertajuk Job Market Fair 2008 ini digelar di Gedung Bela Negara, sejak kemarin hingga Kamis (20/11) besok.

Meski bersamaan dengan pendaftaran CPNS, tetapi keberadaan bursa kerja yang diikuti oleh 50 perusahaan lokal maupun nasional ini mendapat perhatian lebih dari pencari kerja di Kota Malang.

Besarnya minat pencari kerja terhadap kegiatan ini tak lain karena jumlah lowongan kerja yang disediakan lebih banyak, yakni hingga mencapai 7000 pekerjaan. Selain itu juga didukung dengan persyaratan yang tidak terlalu ribet seperti pendaftaran CPNS. Bahkan untuk mempermudah pencari kerja yang berasal dari Kota Malang, penyelenggara langsung membuka stan khusus untuk mengurus kartu kuning. Sedangkan bagi pendaftar dari luar Kota Malang, tidak perlu menyertakan kartu kuning pada aplikasi lamarannya.

Menurut Wali Kota Malang, Drs Peni Suparto MAP, kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini merupakan suatu langkah yang sangat strategis untuk melaksanakan program pembangunan tingkat nasional dan daerah. Adanya bursa kerja dapat mengurangi jumlah pengangguran yang menjadi salah satu indikasi kemiskinan.

“Kegiatan ini adalah salah satu upaya untuk mengentaskan kemiskinan. Salah satu indikator kemiskinan adalah banyaknya pengangguran. Kalau pengangguran berkurang, maka secara otomatis, angka kemiskinan juga berkurang,” tutur Peni ketika ditemui usai membuka kegiatan ini, kemarin sore.

Berdasarkan data yang dimiliki Disnaker Kota Malang, jumlah pengangguran terbuka pada tahun 2007 sekitar 10.300 orang. Di tahun 2008 ini angka ini diprediksikan naik mengingat jumlah pencari kerja saat ini sekitar 35 ribu orang. Besarnya jumlah pencari kerja ini didominasi oleh lulusan SMA.

Prediksi jumlah pengangguran yang semakin meningkat ini diyakini juga karena efek dari adanya krisis global yang sedang menjadi isu di dunia internasional. Orang nomor satu di Kota Malang ini mengaku, Kota Malang juga terkena imbas krisis global secara langsung.

“Dampak adanya krisis global ini sudah sampai di Kota Malang. Kemarin ada seorang pengusaha kayu yang mengirimi saya surat. Dalam suratnya ia mengatakan, hasil produksinya yang sudah dikirim ke luar negeri sampai sekarang belum juga dibayar. Kalau sudah begini, untuk menjalankan roda perusahaan, mereka harus kedodoran, karena dana cadangannya tidak cukup,” sambungnya.

Terpenting, adanya lowongan kerja di daerah sendiri mampu menampung anak bangsa yang berpotensial. Selama ini banyak tenaga lokal yang kesulitan mendapat pekerjaan di daerahnya sendiri, kemudian di ambil oleh perusahaan asing dan bekerja di luar negeri. Akibatnya negara lain yang diuntungkan dengan SDM yang potensial tersebut.(nda/lim)
(Adinda Zaeni/malangpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Malang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s