Pergesaran Pasturam Tak Perlu Diributkan

Penggeseran Pasar Tugu Rampal (Pasturam) dari sisi selatan ke sisi utara Lapangan Rampal, yakni Lapangan Bela Negara, menurut Wali Kota Malang, Drs Peni Suparti MAP bukan persoalan yang patut diributkan. Menurut orang nomor satu di Kota Malang ini, penggeseran lokasi itu tidak akan membuat jumlah pelanggan Pasturam menurun.

Menurut Inep, sapaan akrabnya, di mana pun lokasi Pasar Tugu berada pasti akan tetap dicari pelanggannya. Mengingat keberadaannya sangat menarik masyarakat. Kepindahan pasar yang menjadi salah satu ikon Kota Malang itu, justru akan menambah jumlah pelanggan baru.

“Kondisi ini seperti ketika pedagang mau dipindah dari Simpang Balapan ke Lapangan Rampal. Saat itu banyak yang khawatir pelanggannya akan pergi. Tapi, nyatanya justru tambah ramai. Selain pelanggan lama juga ada pelanggan baru yang mendatangi kios mereka. Jadi pedagang tidak usah khawatir kalau nanti di lokasi yang baru akan sepi,” ujar Inep pada Malang Post, kemarin sore.

Seperti diberitakan, pedagang khawatir jika jumlah pelanggan akan menurun jika lokasi Pasar Tugu dirubah-rubah. Kekhawatiran mereka yang lain jika Pasturam digeser ke Lapangan Bela Negara, adalah lokasinya yang tidak cukup menampung 459 pedagang. Disebutkan oleh perwakilan paguyuban pedagang, Taufik Huda, untuk lokasi yang baru, hanya bisa menampung 300 pedagang saja.

“Pasti tertampung. Kalau kita yang memindahkan pasti seluruh pedagang tertampung karena kita sudah memperhitungkan dengan cermat. Kalau tidak tertampung itu kan terjadi karena ada penggelembungan jumlah pedagang yang tidak melewati prosedur yang ada. Sejauh sesuai dengan prosedur, ini tidak akan terjadi,” tambahnya.

Menurut Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang ini, soal pemindahan ke Jalan Semeru seperti yang diinginkan pedagang, belum dipikirkan sama sekali olehnya. Saat ini lokasi Pasar Tugu masih tetap dipertahankan di areal Lapangan Rampal.

Pergeseran lokasi Pasturam dari yang sekarang ke Lapangan Rampal, direncanakan akan berlangsung akhir November mendatang. Minggu (23/11) besok merupakan kesempatan terakhir para pedagang menempati kios di dalam Lapangan Rampal. (nda/udi) (Adinda Zaeni/malangpost)

Tinggalkan komentar

Filed under Malang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s