Nasabah BRI Dirampok

(pipit / malang post)

(pipit / malang post)


Hati-hati bagi anda yang sedang membawa barang berharga. Berbagai jenis kejahatan, dapat terjadi dalam hitungan detik. Seperti yang terjadi pada tas milik Agustina Winelci, suster di Sekolah Pastural Tinggi Malang. Akibat lengah, dalam hitungan detik, tas berisi Rp 120 juta miliknya raib dari dalam mobil.

Kejadian tersebut terjadi sangat singkat. Awalnya, sekitar pukul 11.00 WIB, kemarin, Agustina baru saja mengambil uang tunai Rp 120 juta dari BRI Martadinata. Uang itu, akan dibawa pulang ke Ende Flores, minggu depan.

Usai mengambil uang, Agustina naik mobil yang dikemudikan Maryanto (30 tahun). Sampai di bundaran Jalan Panglima Sudirman, seorang sopir mikrolet meneriaki Maryanto bahwa bannya kempis. ‘’Saat itu saya belum tahu, ban mana yang kempis,’’ papar Maryanto, saat di temui Malang Post di TKP.
Mendengar teriakan tersebut, Maryanto segera menepikan mobilnya dan turun untuk mengecek ban mana yang kempis. Mobil diparkir menghadap ke Barat.

Maryanyo lantas turun dan mengitari mobil dari arah kanan ke kiri. Dia melihat ban belakang kiri, kempis. Sementara suster Agustina, yang duduk di kursi belakang sopir, tetap berada di dalam.

Bermaksud ingin mengganti ban tersebut, Maryanto mengambil dongkrak di bangku belakang. Tapi dia kesulitan menggunakan dongkrak itu. ‘’S aya memutuskan memanggil tukang di bengkel depan itu,’’ kata Maryanto sambil menunjuk bengkel yang terletak di samping Pom Bensin Jalan Panglima Sudirman itu.

Maryanto yang terburu-buru, berlari menyeberang jalan, mendahului Ngadi (26 tahun) pegawai bengkel, yang berjalan di belakangnya. Bersama Ngadi, Maryanto lantas jongkok di depan ban mobilnya yang ternyata kempis parah.

Sebentar kemudian, suster Agustina yang tadinya berada di dalam mobil, mengeluh panas dan ingin turun. Sebelum turun, Suster Agustina menaruh tas tangan warna coklat milknya di jok depan mobil dan menutup pintu mobil.

Melihat kondisi itu, Maryanto lantas teringat bahwa pintu mobil sebelah kanan belum di kunci kembali. Niat itu ternyata kalah cepat dengan aksi rampok. Yang diingat Maryanto, mereka bertiga mendengar suara pintu depan ditutup pelan.

Ketika itu, ada orang yang berteriak kalau tas di dalam mobil diambil orang. Ngadi yang dalam posisi jongkok, segera berdiri dan melihat dua orang menggunakan motor warna hitam amblas membawa tas ke arah Utara. ‘’Dua-duanya memakai helm. Yang belakang menggunakan jaket kulit,’’ ingat Ngadi saat itu.
Maryanto dan Agustina yang panik segera berlari mengejar ke arah motor tersebut menghilang. Lantas mereka menyetop angkot dan turun di pos polisi Jalan Kali Urang untuk melaporkan kejadian itu.

Dari informasi yang beredar dikalangan petugas, dua tersangka tersebut kabur mengendarai motor Vega warna hitam. Sedangkan plat nomornya berawalan KT.

Setelah di lakukan olah TKP, ditemukan logam sejeni paku menembus ban belakang. Ada dugaan paku tersebut ditembakkan oleh pelaku yang kemungkinan sudah mengincar korban sejak dari BRI.

‘’Yang digunakan itu paku khusus yang bisa ditembakkan dari jarak jauh,’’ ujar AKP Harnoko, Kapolsekta Klojen ketika di hubungi Malang Post lewat ponselnya.

Motif perampokan seperti itu, kata Kapolsekta, memang sedang marak terjadi di beberapa kota besar di Indonesia. Di Malang, menurutnya, motif itu juga sering terjadi.

Pelaku sendiri, kata AKP Harnoko, juga telah memperkirakan dimana mobil tersebut akan berhenti karena bannya telah kempis, atau kehabisan angin. Umumnya, pada kasus sebelumnya, menurut AKP Harnoko, ban akan kempis di jarak sekitar 2 km, dari saat pertama ban ditembak pelaku.

Asumsi tersebut sangat beralasan. Jika melihat jarak Bank BRI Martadinata dengan lokasi ban kempes di Jalan Panglima Sudirman, lokasi dua tempat tersebut terpisah dengan jarak sekitar 2-3 km.

‘’Jadi pelaku kemungkinan sudah mengincar korban sejak dari BRI Martadinata. Karena dia tahu, dimana tas itu diletakkan dan tahu kapan harus mengambil tas tersebut,’’ paparnya. (mg-1/avi)
(MG1/malangpost)

Tinggalkan komentar

Filed under Malang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s