Pelamar CPNS Turun 50 Persen

(nurdiansah / malang post)

(nurdiansah / malang post)


Jumlah pelamar CPNS Kota Malang mengalami penurunan yang sangat tajam. Jika pendaftaran CPNS 2005 jumlah pelamar mencapai angka 15 ribu, untuk pendaftaran CPNS 2008 ini jumlahnya melorot hingga 50 persen. Total jumlah pelamar hingga hari terakhir pendaftaran kemarin sore pukul 15.00 sebanyak 8.775 pelamar.

Bidang teknis masih menjadi favorit pertama dalam pendaftaran CPNS 2008 ini. Dari formasi yang hanya 47 orang, jumlah pelamar di bidang ini mencapai angka 4.105 orang. Ini berarti satu orang pelamar harus bersaing dengan 100 pelamar lainnya. Sedangkan peminat bidang guru hingga penutupan pendaftaran sebanyak 3.581 pelamar dan bidang kesehatan sebanyak 1.089 pelamar.

PLT Kabid Perencanaan BKD Kota Malang, Moh. Sulthon mengatakan, penurunan jumlah pendaftar untuk CPNS 2008 ini disebabkan karena adanya perubahan syarat minimal pendidikan. Jika di pendaftaran CPNS 2005 masih menerima pendaftar yang memiliki ijazah SD, SMP dan SMA, maka untuk tahun ini, ijazah minimal adalah D2.

“Untuk ijazah D2 ini juga sangat terbatas. Yakni untuk bidang guru TK saja. Di bagian teknis malah semuanya minimal berijazah S1,” ungkap Sulthon ketika ditemui di ruang kerjanya, sore kemarin.
Hingga kemarin ada beberapa formasi yang belum juga memiliki peminat, yakni guru komputer dan TI SMK, perawat anesthesi, dokter spesialis anak dan penera. Kebanyakan pelamar melamar sebagai guru komputer dan TI SMA, mereka tidak melihat jika SMK pun juga membutuhkan. Sedangkan untuk dokter spesialis anak, sejak pendaftaran CPNS 2001, memang tidak pernah ada peminatnya.

Minat yang paling banyak justru di formasi penata laporan keuangan. Dari 15 formasi yang dibutuhkan, jumlah pelamar sebanyak 847 orang. Di tempat kedua adalah guru TK dengan jumlah formasi 15 orang dan jumlah pelamar sebanyak 510 orang. Sedangkan perawat yang jumlah formasinya 22 orang, diminati oleh 429 pelamar.

Selama pendaftaran berlangsung, Sulthon mengaku BKD Kota Malang mendapat pengaduan dari para pelamar sebanyak 395 aduan. Pengaduan yang paling banyak adalah mengenai usia maksimal pelamar dan kelengkapan berkas yang tidak bisa dipenuhi oleh pelamar.

“Untuk kelengkapan berkas ini di antaranya ada pelamar yang tidak menyertakan legalisir KTP hingga tidak menyertakan ijazah yang sudah distempel perguruan tingginya. Bahkan sempat ada salah satu pelamar yang hanya menyertakan surat keterangan lulus karena ijazah-nya dari kampus belum keluar. Tetapi merujuk SK Walikota No.4/2008, siapapun yang tidak bisa memenuhi persyaratan pendaftaran, maka tidak bisa kami terima,” lanjutnya.

Pelamar yang masuk dalam kategori memenuhi syarat ini selanjutnya akan menjalani tes tertulis pada tanggal 10 Desember mendatang. BKD belum menentukan dimana lokasi penyelenggaraan tes berlangsung. Tahun 2005 lalu, tes terpaksa dilakukan di dua lokasi karena jumlah pelamarnya sangat besar.

Sementara itu, Wali Kota Malang, Drs Peni Suparto menjamin tidak akan ada kecurangan terhadap hasil tes CPNS. Pasalnya untuk pemeriksaan hasil tes CPNS dilakukan melalui komputerisasi, bukan diperiksa secara manual oleh orang per orangan seperti di tahun-tahun sebelumnya.

“Hasil dari tes penerimaan CPNS ini akan benar-benar murni. Karena hasilnya tidak lagi diperiksa oleh orang-orang, tetapi menggunakan komputer. Karena itu tidak mungkin ada kecurangan,” ungkap orang nomor satu di Kota Malang itu. Selain itu, indikasi kecurangan tidak akan ada karena hingga kemarin belum ada satu pengaduan terkait dengan adanya calo tes penerimaan CPNS. (nda/lim)
(Adinda Zaeni/malangpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Berita, Malang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s