Operasi Preman Berlebihan

Anto Baret, dan Anto Baret saat berpidato tentang premanisme. (IRA RAVIKA/MALANG POST)

Anto Baret, dan Anto Baret saat berpidato tentang premanisme. (IRA RAVIKA/MALANG POST)


Operasi premanisme yang gencar dilakukan oleh anggota kepolisian mendapat tanggapan negatif Komunitas Penyanyi Jalanan Indonesia (KPJI). Bukan lantaran mereka tidak setuju adanya operasi tersebut, namun karena operasi ini tidak tepat sasaran, dan terlalu berlebihan. Sehingga bukan lagi preman yang terjaring dalam operasi tersebut, namun lebih banyak pada anak jalanan.

Hal ini ditegaskan oleh Anto Baret, Ketua KPJI, di The Terrace Café kemarin. Anto yang sengaja di undang oleh komunitas Penyanyi Jalanan Malang mengaku prihatin dengan kinerja aparat (kepolisian), yang dinilai sangat minim memahami arti anak jalanan, preman dan pelaku kriminal.

“Anak jalanan bukan preman. Anak jalanan bukan pelaku kriminal. Mereka yang ada di jalanan tidak punya pekerjaan lain, selain mencari penghidupan di jalanan. Ke sawah, mereka tidak punya lahan, ke pasar mereka tidak punya bedak atau barang untuk diperjualbelikan,’’ tegas Anto, yang kemarin ditemani oleh Bokir Suro Genggo, Ketua KPJ Surabaya.

Yang lebih prihatin adalah, banyak mereka yang digaruk adalah anak-anak. Padahal, sesuai dengan undang-undang, fakir miskin, dan anak-anak terlantar merupakan tanggung jawab negara. “Jika mengacu pada undang-undang perlindungan anak, jelas perbuatan para pelaku operasi itu sudah sangat salah, mereka melakukan operasi dan menjaring anak-anak di bawah umur, yang nota bene harusnya mereka menjadi tanggung jawab negara,’’ tegas Anto.

Anto juga menjelaskan tentang filosofi anak jalanan. ‘’Di jalanan kami banyak disalahkan, di jalanan ada persaudaraan, di jalanan kami mengenal Tuhan, di jalanan kami menemukan arti kehidupan,’’ tandasnya. (ira/lim) (Ira Ravika/malangpost)

Tinggalkan komentar

Filed under Malang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s