Komputer dan Stres, Penyebab Gangguan Mata Eksekutif Muda

Frekuensi gangguan mata di kalangan eksekutif muda terus bertambah. Seringnya berinteraksi dengan layar komputer dan stres menjadi dua penyebab terbesar munculnya gangguan mata pada usia produktif.

Macam-macam gangguan mata dan pencegahannya kemarin menjadi perbincangan menarik dalam seminar World Sight Day 2008 di ruang pertemuan Klinik Mata Malang. Dalam acara itu, hadir lebih dari 100 eksekutif muda se-Malang Raya.

Menurut dr Lely Retno W. SpM, gangguan mata akibat seringnya interaksi mata dengan layar komputer disebut computer vision syndrome (CVS). Dalam sebuah survei yang dilakukan di sebuah warnet Kota Malang, keluhan paling banyak adalah pegal pada leher dan punggung. Disusul mata lelah, sakit kepala, mata kering, mudah silau, dan mata kabur.

Keluhan-keluhan tersebut sudah muncul, padahal responden sebagian besar hanya berinteraksi dengan layar komputer 1-3 jam. Meski ada sebagian lagi yang terus-menerus menghadap komputer dalam waktu lebih dari tiga jam. “Itu hanya beberapa gejala saja. Dalam kasus lainnya, pandangan bisa kabur dan hilang sesaat. Adanya AC (air conditioning) juga memperparah gejala,” ungkap Lely. Dampak yang terus-menerus bisa berakibat glaukoma, mengedip tidak normal, dan berbagai kelainan mata yang harus mendapatkan perawatan intensif.

Apa solusi yang ditawarkan? Sebaiknya pengguna komputer melengkapi layar komputernya dengan screen, merefleksikan tampilan komputer ke cermin, atau menempatkan layar komputer 20 derajat di bawah pandangan lurus mata. Bisa juga dengan melindungi mata menggunakan kacamata antiradiasi, menggunakan obat tetes mata ketika mata merah, dan memeriksakan mata secara rutin.

Berkaitan dengan stres, dr Nadia Artha Dewi menjelaskan, akan ada penumpukan cairan pada lapisan bawah retina akibat stres. Dampaknya penglihatan akan terganggu. Misalnya muncul blind spot, titik abu-abu, dan distorsi. Gangguan itu terjadi secara mendadak.

Biasanya, gangguan itu akan sembuh dalam 3-6 bulan. Namun, kalau stres datang terus-menerus, gangguan akan selalu terjadi. Dalam kondisi seperti itu, diperlukan penanganan mata oleh ahlinya. (yos/yn/radarmalang)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Malang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s