SPSI Lega, Apindo Wait and See Sikapi Ketetapan UMK

Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Malang bisa menerima besaran UMK kabupaten Rp 954.500 yang telah ditetapkan gubernur. Angka tersebut dinilai tidak mengecewakan bagi pekerja.

Ketua SPSI Kabupaten Malang Kusmantoro Widodo mengatakan, sudah sejak awal SPSI menyerahkan kepada pemkab setelah gagal membahas di tingkat dewan pengupahan. Ketika pemkab mengusulkan UMK lalu disetujui gubernur, SPSI pun bisa menerima. “SPSI juga tidak akan melakukan aksi mogok kerja,” ujarnya.

Seperti diberitakan, penetapan UMK Kabupaten Malang sempat berlangsung alot. Dari hasil survei dewan pengupahan, kebutuhan hidup layak (KHL) ditemukan angka Rp 985.973. Namun, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Malang Raya keberatan. Karena tidak ada titik temu, maka besaran UMK diserahkan ke pemkab.

Wakil Bupati Malang Rendra Kresna kemarin menyampaikan, para pengusaha di kabupaten tidak perlu khawatir dengan penetapan UMK. Karena, perusahaan tidak akan merugi. Menurut dia, dengan UMK sebesar itu, pemkab memberikan jaminan kenyamanan investasi. “Daripada UMK rendah, karyawan demo terus, itu kan justru memakan biaya lebih besar,” terangnya.

Rendra mencontohkan, di Singapura dan Malaysia gaji karyawan jauh lebih tinggi dari Indonesia. Tetapi, para pengusaha lebih senang menanamkan modalnya di sana. Karena dua negara tersebut relatif aman dan tidak ada gejolak dari karyawan.

Ketua SPSI Jatim ini menjelaskan, kepada pengusaha yang belum mampu membayar sesuai dengan UMK diberi kesempatan untuk melakukan penundaan. Baik secara jumlah atau waktu. “Silakan mengajukan, pemkab akan membantu,” janjinya.

Dihubungi terpisah, Sekretaris Apindo Kabupaten Malang Samuel Molindo mengatakan bahwa pihaknya sudah tidak bisa berbuat banyak tekait besarnya UMK. Saat ini, Apindo berkonsentrasi melakukan koordinasi dengan perusahaan di Malang Raya. “Masing-masing perusahaan akan mengukur kemampuannya,” ujar dia.

Menurut dia, kondisi perekonomian global saat ini sedang drop. Imbasnya, sejumlah perusahaan juga mengalami penurunan permintaan dan pengurangan jam kerja. “Itu sebagai tanda kondisi ekonomi yang sedang lesu,” jelas dia. Meski demikian, dia mengaku Apindo masih berusaha untuk tidak melakukan PHK terhadap karyawan. (lid/ziz/radarmalang)

Iklan

3 Komentar

Filed under Kabupaten Malang

3 responses to “SPSI Lega, Apindo Wait and See Sikapi Ketetapan UMK

  1. Memang UMK sangatlah sensitif, kalau saja semua pihak bisa transparan dalam mengkaji apa yang sebenarnya info yang ada di masyarakat, mungkin masalah UMK ini bisa diselesaikan dengan baik. Kami dari PUK SPSI PT. IPMOMI Paiton, Probolinggo, bersyukur, tidak ada masalah dengan UMK ini, dan kami harap bisa untuk seterusnya. Trimakasih

  2. Masalah upah memang sangat sensitif, karena budaya tidak cukup dan benar-benar tidak cukup dengan gaji oleh rata-rata pekerja kita sangat mempengaruhi tingkat sensitifitas pekerja. Harusnya pemerintah mengayomi kedua belah pihak yaitu pengusaha dan pekerja. Perusahaan di beri jaminan oleh kepastian tidak terjadinya dana penguapan entah bocor sendiri atau entlah. Yang penting tidak ada beban operasional yang tidak ada posnya. Sementara pekerja diberi perlindungan dengan meningkatkan nilai ekonominya dengan mendongkrak daya belinya. Sistim penggajian tidak lagi mengacu pada UMK, tetapi “kerja sistim barat upah sistim barat” Artinya jangan mengharap tingkat kualitas bila tidak dibarengi dengan imbalan yang setara. Thank’s.

  3. Masalah upah memang sangat sensitif, karena budaya tidak cukup dan benar-benar tidak cukup dengan gaji oleh rata-rata pekerja kita sangat mempengaruhi tingkat sensitifitas pekerja. Harusnya pemerintah mengayomi kedua belah pihak yaitu pengusaha dan pekerja. Perusahaan di beri jaminan oleh kepastian tidak terjadinya dana penguapan entah bocor sendiri atau entlah. Yang penting tidak ada beban operasional yang tidak ada posnya. Sementara pekerja diberi perlindungan dengan meningkatkan nilai ekonominya dengan mendongkrak daya belinya. Sistim penggajian tidak lagi mengacu pada UMK, tetapi “kerja sistim barat upah sistim barat” Artinya jangan mengharap tingkat kualitas bila tidak dibarengi dengan imbalan yang setara. Thank’s.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s