Enam Besar Lomba Konsep Desain Rumah Khas Malang: Modern tapi Tak Tinggalkan Ciri Khas

Sebanyak enam peserta lomba desain ruman khas Malang telah terpilih. Selanjutnya mereka akan melalui beberapa proses sebelum ditentukan juaranya, termasuk dari pembaca untuk memilih peserta favorit. Sedangkan peserta yang masuk enam besar adalah nomor 7, 16, 18, 20, 26, dan 27.

Ketua Panitia Lomba Konsep Desain Rumah Ir Budi Fathoni mengatakan, tersaringnya enam peserta tersebut melalui diskusi yang alot di antara para juri. Maklum, hampir semua peserta menampilkan karya terbaiknya. “Mereka punya argumentasi yang kuat untuk menyebut sebagai rumah khas Malang,” ujar dosen arsitektur ITN ini.

Namun, akhirnya para juri sepakat menentukan peserta yang masuk enam besar. Hanya, Budi mengatakan, meski nanti sudah terpilih pemenang, bukan berarti model rumah tersebut sudah paten menjadi khas Malang.

Menurut dia, semua itu masih dalam proses menemukan model yang benar-benar untuk bisa dikatakan sebagai khas Malang. Masih butuh kesepakatan oleh kebanyakan warga Malang. Untuk itu, tim juri meminta masyarakat Malang ikut memberikan pilihan bagi desain yang dianggap paling baik melalui pilihan pembaca di Radar Malang.

Ditambahkan, model desain rumah selalu mengalami perkembangan. Dengan begitu rumah khas Malang juga harus menyesuaikan perkembangan model. “Arsitektur modern yang tidak meninggalkan ciri khas etnik,” tegasnya.

Sedangkan Kepala Kantor Perumahan Kabupaten Malang Wahyu Hidayat menyampaikan, rencananya desain terpilih akan dijadikan model bangunan pada proyek seribu rumah PNS di Kepanjen. Sejumlah bangunan di lokasi wisata dan rencananya rumas dinas bupati dan wakil bupati serta kantor PKK, juga dibuatkan model khas Malang.

Saat ini rumah khas Malang di wilayah kabupaten semakin tersingkir. Padahal, rumah tersebut mengandung sejarah dan filosofi bagi warga kabupaten. “Kami ingin membangkitkan kembali nuansa Malang pada rumah yang dibangun pada proyek seribu rumah nanti,” ujarnya.

Seperti diketahui, pemenang lomba diumumkan pada 30 November nanti. Sebelumnya peserta yang masuk enam besar diminta memaparkan konsepnya di depan juri. Sedangkan juara I akan mendapatkan Rp 7,5 juta, juara II Rp 6 juta, juara III Rp 5 juta. Kemudian untuk harapan I Rp 3 juta, harapan II Rp 2,5 juta, dan harapan III Rp 2 juta. (lid/ziz/radarmalang)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Kabupaten Malang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s