Menghibur Warga Batu, KD Rela Bernyanyi di Atas Lumpur

(muflikh farid / malang post)

(muflikh farid / malang post)

Demi warga Batu dan kemeriahan puncak ulang tahun ke 7 Kota Batu, diva Indonesia, Krisdayanti rela turun dari panggung. Bahkan, Krisdayanti sampai mau berjalan sambil bernyanyi di tanah berlumpur untuk menyapa ribuan penonton.

Penampilan KD – sapaan populer Krisdayanti – yang tak biasanya itu, ditunjukan saat tampil dipuncak peringatan ulang tahun ke 7, Kota Batu, Sabtu (22/11) malam di lapangan luar Stadion Brantas.
Sebelum KD tampil, mentalis Deddy Corbuzier tampil unjuk kebolehan membaca pikiran penonton. Diakhir acara, Letto pun membius warga yang berjubel dengan lagu-lagu romantisnya.

Aksi Krisdayanti dibawah panggung itu dilakukan saat mendendangkan lagu I am sorry good bye. Ketika mendendangkan lagu ke tujuh dari delapan lagu itu, KD mendadak turun dari panggung.

Sambil bernyanyi menggunakan mike yang dipegangnya, KD berjalan ke sisi timur panggung. Kemudian, dia melangkah ke arah penonton di balik pembatas yang jaraknya sekitar 10 meter dari panggung.
Terus mengalunkan I am sorry good bye, dia melangkah ke arah penonton di depan panggung. KD pun tak peduli walaupun tanah lapang dibawa panggung berlumpur karena baru saja di guyur hujan.

Melihat aksi unik itu, penoton pun histeris. Mereka melambaikan tangan sambil ikut bernyanyi. Dari depan penonton, dia melangkah ke arah tenda VIP di sisi barat sambil menyanyikan lagu penutup, Semua Jadi Satu. Di panggung VIP, artis berusia 33 tahun itu mengajak Wali Kota Eddy Rumpoko menyapa lagi warga.

Penampilan KD, Sabtu malam memang luar biasa. Ketika mendendang lagu Cinta, dia duduk dibibir panggung sambil menggantung kedua kakinya. Setelah itu dia mengajak Fahri, seorang penonton naik ke atas.

Di atas panggung, Fahri mendapat hadiah. Pipi kiri kanan dan kening pria itu dikecup KD. Setelah itu, diajak joget bersama dengan lagu Joget milik Rhoma Irama. “Orang Batu, semuanya dulur,” katanya ketika usai berjoget mesra dengan Fahri.

Ditengah penampilannya, dia pun seolah memberi klarifikasi tentang dirinya yang dikait-kaitkan dengan pilkada. “Gosip di Jakarta, KD mau jadi bupati. Ngurusi suami aja,” katanya.

Sedangkan diawal penampilan, dia mengucapkan terimakasihnya kepada Wali Kota Eddy Rumpoko. Tak sekali pula dia mengingatkan penonton untuk mencintai kota Batu yang tengah berkembang.

Sebelum penampilan KD, mentalis Deddy Curbuzier tampil lebih dahulu. Tak hanya sekedar unjuk kebolehan membaca pikiran penonton saja, Deddy juga memperkenalkan bahwa saat masih kecil dirinya sering ke Batu. Ini karena, ibunya berasal dari Batu.

Penampilan Deddy yang membaca pikiran sejumlah penonton itu mengundang decak kagum. “Kita bermimpi Kota Batu di tahun 2020,” ajaknya mengawali permainan. Wawali HA Budiono dimintanya mencari empat orang secara serampangan sebagai penjawab pertanyaan.

Rajib adalah seorang penjawab pertanyaan pertama. Rajib yang berdiri ditengah kerumunan penonton ditanyai Deddi tentang negara mana yang akan menjadi sasaran ekspor apel Batu. Rajib menjawab Malaysia. Namun dia memberi jawaban lain, yakni New Zealand. Deddy yang dari atas panggung pun meyakinkan lagi tentang jawaban itu.

Penjawab pertanyaan lainnya ditanyai tentang alat transportasi yang akan digunakan untuk mengekspor apel ke New Zealand. Ika yang ada dibawah panggung menjawab, ‘menggunakan dokar’.

Penjawab pertanyaan ketiga menjawab harga apel Batu yang akan diekspor ke New Zealand sebesar Rp 25 ribu per kg. Ada juga penonton yang menjawab pertanyaan bahwa 2020, berat sebuah apel Batu 10 kg.

Sementara pertanyaan terakhir Deddy tentang jarak tempuh perjalanan ke New Zealand untuk mengekspor apel dijawab oleh seorang penonton selama 20 tahun.

Setelah mendengar empat jawaban itu, Deddy mempersilahkan seorang penonton membuka kotak besi yang terkunci diatas panggung. Betapa kaget dan histerisnya penonton ketika dalam kotak itu tertulis kalimat, ‘Prediksi 2020, eksport apel ke New Zealand menggunakan dokar selama 20 tahun, beratnya 10 kg dengan harga Rp 25 ribu per kg’. Kalimat ini sama persis seperti jawaban yang diberikan empat penonton ketika menjawab pertanyaan Deddy.

Setelah penampilan Deddy dan KD, dilanjutkan pesta kembang api selama 7 menit. Pesta kembang api diawali Wali Kota Eddy Rumpoko yang memanah sebuah media lampu.

Malam hiburan ditutup penampilan Letto. Dengan sederet lagunya, seperti, Truth lie n long, sandaran hati, love of my life, sebenarnya cinta, permintaan hati, heart breaker, Letto menghipnotis penonton. (van/avi) (Vandri van Battu/malangpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Batu, Pariwisata

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s