Operasi Premanisme, Pengamen Juga Kena

Ketiga remaja yang akan dilakukan pembinaan setelah terjaring operasi preman. (SIGIT ROKHMAD/MALANG POST)

Ketiga remaja yang akan dilakukan pembinaan setelah terjaring operasi preman. (SIGIT ROKHMAD/MALANG POST)

Operasi preman terus digencarkan petugas Polresta Malang. Tidak hanya di kawasan yang rawan kejahatan seperti terminal, di jalan-jalan pun, orang yang dianggap menganggu orang lain juga diciduki petugas kepolisian. Termasuk, pengamen jalanan yang selanjutnya dilakukan pembinaan.

Seperti yang dilakukan Satuan Samapta Mapolresta Malang, kemarin yang menciduk sepuluh orang. Yakni Andi Wijayanto, 13 tahun warga Jalan Pulosari, Blimbing yang diamankan di Jalan A Yani, berikut barang bukti gitar. Tidak berapa lama, giliran Ade Irawan, 18 tahun warga Desa/Kecamatan Donomulyo, yang diamankan berikut barang bukti sebotol miras.

Sementara itu dalam operasi di Jalan Jaksa Agung Suprapto, petugas berhasil mencokok lima orang. Tiga diantaranya ditetapkan sebagai tersangka karena dilaporkan melakukan pengeroyokan. Mereka masing-masing Ali Hamzah, 27 tahun, Taufik Firmansyah, 18 tahun dan Kun Reva Putra, 14 tahun, ketiganya warga Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kota Malang.

Sementara dua lainnya, Sugik Haryano, 31 tahun dan Bagus Yanuar, 13 tahun juga warga Jaksa Agung Suprapto, mengaku tidak terlibat pengeroyokan.

“Ketiganya ditahan karena dilaporkan telah melakukan pemukulan terhadap Ilham Narzella Akbar, 16 tahun warga Jalan Kelud, Kota Malang. Korban yang usai latihan musik di studio Jojo dan main musik di halaman, langsung didatangi pelaku yang usai meneguk miras. Saat itulah, seorang tersangka mendatangi korban, karena merasa tidak terima dilihat korban. Meski sudah minta maaf, namun seorang tersangka memukul korban di bagian telinga kiri dan diikuti dua rekannya,” kata Kasat Samapta Mapolresta Malang, AKP Susanto.

Dari kejadian itu, korban pun kemudian melaporkan kejadian dan petugas pun mengecek lokasi. Hasilnya, lima orang berhasil diamankan dan tiga mengaku ikut memukul. Selain mengamankan kelimanya, juga diamankan sebotol miras.

Sementara itu dalam operasi serupa, anggota juga berhasil mengamankan tiga anak atau remaja yang tengah mengamen. Ketiganya yakni Rita, 13 tahun, Fanti, 13 tahun dan Wati, 16 tahun, ketiganya warga Penampungan Sukun, diamankan petugas di perempatan Jalan Galunggung.

“Saya cari uang untuk bantu orang tua. Masalahnya, orang tua adalah pemulung. Tapi tidak tahunya, malah dibawa ke sini (diamankan untuk dibina),” kata Wati. (sit/jon) (Sigit Rohnad/malangpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Malang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s