Demi Kesehatan, Hindari Pemakaian Plastik Kresek

pameran yang digelar mahasiswa jurusan gizi Poltekkes di Matos ini dijubeli pengunjung. (LAILATUL ROSIDA/MALANG POST)

pameran yang digelar mahasiswa jurusan gizi Poltekkes di Matos ini dijubeli pengunjung. (LAILATUL ROSIDA/MALANG POST)

Kesehatan sangat mahal harganya. Begitupun informasi mengenai kesehatan, pasti sangat diburu orang di masa sekarang ini. Tidak heran, jika ajang Pameran Gizi dan Kesehatan yang digelar mahasiswa jurusan Gizi Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Departemen Kesehatan (Depkes) Malang yang digelar di Hall Malang Town Square (Matos) Jumat kemarin dibanjiri pengunjung.

Mereka memanfaatkan beberapa informasi dan layanan yang ada. Mulai dari stand gizi makanan, hingga layanan konsultasi kesehatan gratis. Stand yang paling dijubeli pengunjung adalah stand pemeriksaan kesehatan gratis. Di stand ini pengunjung bisa melakukan check up kesehatannya. Mulai dari periksa gula darah hingga pengukuran berat badan ideal. Para konsultan yang berasal dari mahasiswa jurusan Gizi pun siap memberikan masukan.

“Banyak yang menanyakan soal gizi untuk anak, hingga yang konsultasi karena penyakit pusingnya yang tidak sembuh-sembuh. Kami pun memberikan masukan sesuai dengan ilmu yang kami dapatkan di kampus,” ungkap Dina Trisnaningrum, seksi acara pameran gizi kepada Malang Post.

Di stand informasi produk kimia berbahaya, mahasiswa menampilkan berbagai produk olahan yang rawan zat kimia. Ada contoh bakso yang mengandung formalin, tahu yang mengandung boraks, hingga bahan-bahan plastik berbahaya. Mulai dari styrofoam, dan lainnya.

“Hindarilah pemakaian plastik kresek dari makanan berminyak dan suhu panas. Karena zat adiktif dalam plastik mudah terurai. Dan pergunakan botol mineral hanya dua kali pakai, sesudahnya langsung buang. Karena dikhawatirkan zat kimianya terurai setelah beberapa kali pakai,” ungkap Dian, di stand zat berbahaya.

Dalam kegiatan yang bertajuk “Welcome To Healthy Life With Good Nutrition juga disediakan contoh aneka makanan sehat yang bisa dikonsumsi masyarakat yang menderita penyakit tertentu. Seperti diabetes, jantung, hipertensi, asam urat, dan juga kolesterol.

Sementara itu Seksi Publikasi acara, Ema menuturkan pameran gizi ini diharapkan dapat memberikan tambahan pengetahuan bagi masyarakat. Khususnya pengetahuan yang berhubungan dengan gizi. Tujuannya mampu mengubah pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat dalam menyikapi berbagai fenomena masalah gizi yang timbul di Indonesia melalui berbagai macam informasi pendidikan, penyuluhan dan konsultasi.(oci/lim) (Lailatul Rosida/malangpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Malang, Pendidikan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s