Soal Keberadaan Wisata Belanja Rampal, Dewan Dukung MoU

Keputusan Wali Kota Malang, Peni Suparto tetap mempertahankan Wisata Belanja Tugu di Rampal (Pasturam) mendapat dukungan kalangan anggota DPRD Kota Malang. Ketua Komisi B DPRD Kota Malang, Syaiful Rusdi yakin para pedagang senang dan menerima keputusan itu dengan lega.

Dari beberapa kali dialog yang dilakukan Komisi B dengan Paguyuban Pedagang Pasturam, mereka mengaku senang dengan pemindahan pasar tugu dari Simpang Balapan ke Lapangan Rampal. Selama berada di Rampal, omsetnya semakin bertambah dan pengunjungnya lebih ramai. Sedangkan dari sisi keamanan terjamin karena berada di lingkungan militer.

“Itu aspirasi yang mereka sampaikan beberapa waktu lalu. Mereka lebih senang di lapangan Rampal. Pendapatan mereka lebih bagus dari tempat sebelumnya,” kata Syaiful kepada Malang Post.

Politisi PAN Kota Malang itu sangat salut terhadap keputusan Pangdam V Brawijaya yang tetap mengizinkan penggunaan fasilitas militernya untuk kepentingan masyarakat sebagai wujud dari kebersamaan TNI dengan masyarakat. Untuk menjaga kepercayaan itu, Syaiful meminta kepada para pedagang juga dapat menjaganya dengan baik. Utamanya kebersihan saat Pasturam digelar sampai dengan berakhirnya jual beli. Karena, lapangan Rampal fasilitas untuk olahraga dan upacara bagi TNI.

“Agar tidak terulang kembali kejadian yang lalu, Pemkot Malang dengan Kodim 0833 harus ada kesepakatan bersama hitam di atas putih dalam bentuk MoU. Agar ada kepastian penempatan Pasturam di lokasi militer itu,” ungkapnya.

Syaiful yakin, Pemkot Malang dalam hal ini Dinas Parinkom sudah memiliki konsep MoU bersama yang akan dibuat Pemkot Malang dengan Kodim selaku pengelola lapangan Rampal. Dia menyerahkan sepenuhnya kepada Pemkot Malang bersama Kodim untuk mendapatkan kesepakatan yang win-win solution.

Terkait dengan para pedagang, dia optimis para pedagang yang ada di Pasturam dapat diajak berdialog bersama untuk kemajuan Pasturam yang lebih baik. Buktinya, beberapa kali berdialog dengan Komisi B dapat berjalan dengan baik. “Saya juga memberikan masukan agar Pasturam dapat lebih nyaman bagi para pengunjung

nya. Mungkin dapat menyediakan tenda transit bagi para pengunjung agar tidak kepanasan. Sambil istirahat mereka dapat menikmati Pasturam dengan santai,” ujarnya.

Seperti diberitakan, Wali Kota Malang Peni Suparto menegaskan akan membuat surat keputusan terkait penempatan Wisata Belanja Rampal Tugu di Rampal. Keputusan ini dimaksudkan untuk melindungi dan menguatkan keberadaan pedagang Wisata Belanja Rampal secara hukum. Jangan sampai mereka tidak tenang karena bisa dipindah lagi sewaktu-waktu.(aim/lim) (Muhaimin/malangpost)

Tinggalkan komentar

Filed under Malang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s