Jalan di Tunjungtirto Rusak Parah

Pergantian status dari jalan Desa menjadi jalan Kabupaten, ternyata tidak membuat kondisi jalan di Tunjungtirto tidak kian membaik. Sebaliknya, jalan yang menghubungkan empat desa sekaligus ini kondisinya kian rusak. Terutama di seputar jembatan, aspal yang melapisi jalan tersebut banyak terkelupas, sehingga batu-batu di bawah lapisan aspal berserakan tak beraturan.

Kondisi ini kian parah dengan datangnya musim hujan ini. Lobang-lobang yang dipenuhi batu-batu besar itu tidak terlihat. Akibatnya, tidak sedikit warga yang mengendarai motor jatuh, akibat roda motornya terpeleset.

“Sebetulnya kami sudah berulang kali mengajukan rehabilitasi jalan ini ke Dinas Binamarga, namun hingga sekarang tidak ada tanggapan,” terang Kepala desa Tunjungtirto, Didik B Subroto kepada Malang Post kemarin.

Dijelaskan oleh Didik, jika awalnya jalan tersebut memang milik desa, dan perawatan serta perbaikannya pun menjadi tanggung jawab desa. Namun setelah adanya angkutan pedesaan (Angkudes) masuk dan melewati jalan tersebut, maka secara otomatis jalan ini menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten (Pemkab).

“Kalau statusnya masih milik desa, pasti kami sudah lama melakukan swadaya, dan hanya meminta Pemkab membantu aspal, dan peralatan pengaspalannya. Tapi karena sekarang statusnya menjadi jalan kabupaten, maka ya pihak Kabupaten yang bertanggung jawab,” tandas Didik sambil mengatakan jika jalan yang rusak parah itu panjangnya menjapai satu kilometer dengan lebar 3.5 meter.(ira/eno) (ira ravika/malangpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Kabupaten Malang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s