Kelola BNS, Duetkan Pemdes – Investor

Satu lagi tempat rekreasi di Kota Batu dibuka. Minggu malam (30/11), Wali Kota Batu Eddy Rumpoko meresmikan Batu Night Spectacular (BNS), tempat rekreasi yang menyediakan sejumlah wahana hiburan dengan kekuatan lampu dan indahnya pemandangan kota apel.

Sederet air mancur yang disoroti lampu laser aneka warna, menari-nari mengikuti irama musik. Atraksi air mancur seharga Rp 1,8 miliar yang disebut dancing fontain asal Italia di depan panggung food court BNS itu menandai soft opening BNS.

Tak lama berselang, film animasi dengan sound menggelegar ditayangkan di TV media show berukuran panjang 50 meter dengan lebar sekitar 10 meter. TV raksasa yang dipasang dilangit-langit food court itu membuat ribuan pasang mata memandang keatas. Berbagai ungkapan decak kagum pun diungkapkan ribuan pengunjung yang memadati BNS. ‘’Wow, keren. Tak ada di tempat lain selain di BNS,’’ ucap seorang pengunjung penuh kagum.

Direktur BNS, Dodock Credenda Handogo menjelaskan, nantinya ada 24 wahana permainan yang tersedia ditempat rekreasi yang dipimpinnya itu. Sekarang, kata Dodock, sudah tersedia 15 wahana hiburan.

Dijelaskannya, wahana hiburan yang tersedia diantaranya sepeda udara, lampion garden, night market, food court dengan 1.000 sheet, 26 outlet district gaul, rumah hantu dan rumah boneka , bioskop 4 dimensi. Tidak hanya itu saja, ada juga cafe resto, sirkuit balap untuk go kart, drag race, slalom, road race serta sejumlah sarana hiburan menarik lainnya.

Dimalam soft opening kemarin, kata Dodock, sedikitnya 4.000 pengunjung memadati BNS. Mereka langsung menikmati berbagai hiburan yang tersedia di tempat rekreasi yang menempati areal 4 hektar di Jalan Oro-ooro Ombo itu.

Keistimewaan BNS saat diresmikan kemarin juga tampak pada undangan yang hadir. Selain pejabat sipil dan militer di Batu, hadir juga Wali Kota Malang Peni Suparto, pengusaha Sastro Sendjojo, Teguh Kinarto dan sejumlah pengusaha lainnya.

Dibalik kemegahan BNS, ternyata terdapat konsep pengelolaan yang melibatkan pemerintah desa. Wali Kota Batu Eddy Rumpoko saat memberi sambutan mengatakan, BNS adalah kerjasama antara pemerintah desa (pemdes) dengan investor. Menurut Eddy, manajemen bersama antara pemerintah desa dengan investor itu sangat penting.

Dalam sambutannya, Wali Kota Eddy Rumpoko mengimbau semua warga dan pengunjung untuk menjaga kebersihan BNS. Diantaranya tidak membuang sampah disembarang tempat.

Diujung sambutannya, orang pertama di Pemkot Batu itu juga sekaligus memohon doa restu karena kemarin dirinya berangkat ke Tanah Suci, Mekah untuk menunaikan ibadah haji.

Sebelum memberi sambutan resminya, Wali Kota Eddy Rumpoko mengatakan, soft opening BNS merupakan awal dari dimulainya pelaksanaan konsep-konsep pengembangan pariwisata di Kota Batu.
‘’Selain secara fisik seperti ini, kita juga masih memiliki potensi pariwisata di desa-desa yang akan terus diangkat,” katanya.

Minggu sore, sebelum meresmikan BNS, Wali Kota Eddy Rumpoko bersama Ketua Pordasi Jawa Timur, H Ali Badri mengunjungi persiapan arena pacuan kuda yang sangat representatif. Lokasinya di Bumiaji. (van/avi) (vandri/malangpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Batu, Pariwisata

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s