Tidak Lagi Nyoblos tapi Nyawang

Anggota KPUD Kota Batu segera melakukan sosialisasi tentang perubahan tata cara penandaan pada kertas suara Pemilu. Pasalnya, pada pelaksanaan Pemilu mendatang tata cara penandaan berubah. Kertas suara pemilu tidak lagi dicoblos tapi dicawang atau centang.

Menurut salah seorang anggota KPUD Kota Batu Bagyo Prasasti Prasetyo, jika perubahan penandaan itu diatur dalam peraturan KPU no 35 tahun 2008 tentang Tata Cara Pemungutan Suara. “Salah satu pasal, dalam UU No 10 tahun 2008 tentang pengambilan suara hanya menandai kertas suara. UU tersebut kemudian disempurnakan dalam Peraturan KPU no 35 tahun 2008 yang salah satu pasalnya, berbunyi penandaan kertas suara dengan contreng atau cawang,” terang Bagyo kepada Malang Post kemarin.

Sosialisasi pertama akan dilakukan dengan mengumpulkan ketua atau pengurus partai politik, kepala desa, dan totoh-tokoh masyarakat. Namun dari pengurus partai dan kepala desa serta tokoh masyarakat itu dilanjutkan kepada masyarakat umum.

“Kalau partai kami meminta disosialisasikan kepada kadernya, sedangkan kepala desa, juga menyambung sosialisasinya ke masyarakat, termasuk tokoh-tokoh masyarakat lainnya, harus getuk tular,” tambah Bagyo.

Meskipun waktu Pemilu tidak lama lagi yaitu kurang dari empat bulan, tapi Bagyo yakin sosialisasi ini akan sukses. Itu karena sosialisasi akan terus berkesinambungan, selain mengumpulkan warga atau anggota partai, sosialisasi juga akan dilakukan melalui media massa.

“Memang sulit, karena tata caranya berubah, tapi saya yakin dengan tingkat kecerdasan masyarakat akan cepat memahami,” tambah Bagyo lagi.

Sementara itu diungkapkan juga oleh bapak dua anak ini jika, perubahan penandaan dalam kertas suara tersebut tak lain juga untuk merubah image. Menurutnya selama ini Pemilu identik dengan kata coblos, bahkan salah satu stasiun televisi pun juga tidak sungkan menyebutkan televisi coblos 2009.

“Kata coblos itulah yang nantinya akan dirubah. Sehingga nanti bukan coblosan yang dikenal warga, tapi Pemilu, baik Pemilu legslatif, Pemilu Presiden, atau Pemilu kepala daerah, sebutannya sama adalah Pemilu,” tambah Bagyo.(ira/eno)
(Ira Ravika/malangpost)

Tinggalkan komentar

Filed under Batu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s