Kasus Heriani Segera Disidangkan

Kasus kelebihan dana bantuan parpol Kota Batu yang terjadi 2005 lalu dengan kerugian Rp 155 juta segera disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Malang. Kejari Batu telah menyiapkan empat jaksa penuntut umum (JPU) untuk kasus dengan tersangka Heriani itu.

Kepala Seksi Pidsus Kejari Batu, Dody Sukmono SH menjelaskan, saat ini berkas kasus kelebihan dana bantuan parpol itu sudah diserahkan ke jaksa penuntutan untuk penyusunan surat dakwaan yang akan dibacakan dalam persidangan.

“Sekarang sedang dalam penyusunan surat dakwaan. Setelah itu secepatnya dilimpahkan ke pengadilan. Ya sekitar minggu depan diserahkan ke pengadilan,” kata Dody saat ditemui di kantornya, kemarin siang.
Dengan dimulainya penyusunan surat dakwaan itu, berarti tahapan pemeriksaan Heriani sudah rampung. Bahkan, jaksa penyidik sudah menyerahkan barang bukti dan tersangka Heriani yang kini ditahan di LP Wanita Sukun ke jaksa penuntutan.

Menjelang penyerahan berkas perkara dan persidangan, Kajari Batu, Warih Sadono SH telah menetapkan empat jaksa penutut umum (JPU). Tim JPU diketuai Dody Sukmono SH yang sehari-harinya menjabat Kasi Pidsus Kejari Batu. Tiga anggota JPU dari Kejari Batu masing-masing, Teguh Imanto SH sehari-harinya menjabat Kasi Intel, Eko Baroto SH, Kasubsi Penyidikan dan R Wisnu Bagus Wicaksono SH Mhum, Kasubsi Sospol.

Sementara itu, sampai kemarin sore, Kejari Batu belum menerima surat permohonan penangguhan penahanan Heriani. Dodi sempat menanyakan adanya surat permohonan penangguhan penahanan kepada stafnya. “Belum ada surat itu,” katanya.

Sebelumnya pihak Heriani melalui kuasa hukumnya yang lama, Wahab Adinegoro SH mengajukan penangguhan penahanan. Tapi permohonan itu tidak dikabulkan. Kini, Heriani telah berganti kuasa hukum dan belum diketahui kemungkinan pengajuan surat penangguhan penahanan.

Untuk diketahui dalam kasus kelebihan dana parpol itu, sejumlah parpol telah mengembalikan kelebihan dana. Di antaranya, Partai Demokrat sebanyak Rp 98 juta, Partai Golkar Rp 20 juta dan PDI Perjuangan Rp 30 juta, PAN sebesar Rp 25 juta dan PDS sebanyak Rp 10 juta. Tinggal PPP yang belum mengembalikan sebesar Rp 2 juta.(van/lim) (Vandri van Battu/malangpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Batu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s