RSSA Panen Prestasi

Ide inovatif dan kreatif sering kali datang karena keterbatasan. Seperti yang dialami sejumlah perawat di RS Saiful Anwar (RSSA) Malang. Minimnya dana, membuat mereka berusaha menciptakan alat-alat yang berperan besar untuk mengurangi keluhan pasien. Prestasi itulah yang membuat mereka memperoleh penghargaan tingkat Regional hingga Nasional. Tercatat 7 prestasi telah diraih RSSA dalam sepekan terakhir ini.

Penghargaan tersebut diantaranya, Quality Control Circel (QCC) atau Kelompok Budaya Kerja (KBK) Tarantula, yang beranggotakan paramedis bedah dari IRNA II, dan berhasil meraih medali emas dalam Konvensi Mutu Nasional di Medan. Pada konvensi yang diadakan mulai 11-14 November lalu, KBK Tarantula berhasil menyisihkan sekitar 50 peserta lainnya.

Menurut Fasilitator KBK Tarantula, Euis Komala R, hasil karya yang diberi nama Kontrol Skin Traksi itu digunakan untuk mengurangi keluhan pasien yang mengalami patah tulang tertutup. Pasalnya, dari alat yang lama, tidak lagi berfungsi secara maksimal. Sedangkan untuk alat khusus yang mengatasi keluhan patah tulang dalam, harganya mencapai ratusan juta. ”Bed aslinya untuk masalah ortopedi ini harganya sekitar Rp 150 juta,” ujar Euis kemarin.

Karena keterbatasan dana, dan keluhan pasien yang sangat mengganggu kinerja perawat, maka KBK Tarantula melalui metode Tujuh Langkah Alat (Tulta) berhasil merumuskan dan menciptakan alat baru yang berfungsi lebih baik dan jauh lebih murah. Alat yang hanya menghabiskan dana sebesar Rp 75 ribu itu berhasil mengurangi tingkat keluhan pasien patah tulang dalam, yang menghuni kamar 13-21 hingga berkurang 100 persen. Alat itulah yang mendapatkan medali emas dalam Konvensi Mutu Nasional di Medan beberapa waktu lalu.

Sebenarnya, kata Euis, alat temuan itu berbentuk sangat sederhana. Dan, berfungsi sebagai bandol yang mencegah terjadinnya pergeseran tulang setelah dioperasi. Alat tersebut hanya terbuat dari plat besi setebal 3 mili meter.

Direktur RSSA Malang, Dr. Pawik Supariadi menambahkan, sejumlah prestasi yang berhasil diraih rumah sakit yang di pimpinnya. Sebanyak 7 penghargaan yang berhasil di raih RSSA dalam sepekan terakhir.
Penghargaan itu, antara lain Profesionalisme Award dengan penghargaan baik, medali perak dalam Rumah Sakit Percontohan tingkat Regional, Juara 1 KBK Melati dari IRNA 4 atas kategori atau Stream Pelayanan Barang dan Jasa se Jawa Timur, Juara I KBK Aster dalam Stream Pelayanan Administrasi, Juara II dan I KBK Simpatik dari Laboratorium Sentral, salah satunya untuk Stream Kreatif, serta medali emas untuk KBK Tarantula IRNA II tingkat Nasional.

Dengan prestasi yang diraih, kata Pawik, RSSA akan memberikan dukungan penuh baik material dan moral bagi staff medis dan struktural untuk dapat lebih berprestasi. ”Kami siap memberikan yang terbaik untuk kemajuan RSSA,” tuturnya. (mp1/udi) (Redaksi/malangpost)

Iklan

1 Komentar

Filed under Malang

One response to “RSSA Panen Prestasi

  1. wah RS aremania ini ternyata keren juga,, aq br tau, pdhl aq sering kesana lho…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s