Merayakan Natal dan Tahun Baru

NATAL dan Tahun Baru tiba. Bagi umat Kristiani, momen ini menjadi saat istimewa untuk berkumpul bersama keluarga. Bagi para pengusaha besar yang kesehariannya disibukkan dengan rutinitas bisnis, momen ini tak akan dilewatkan begitu saja.

Kehangatan berkumpul bersama keluarga dipilih mereka untuk merasakan arti kedamaian. Selain itu tak ketinggalan pula berbagai agenda khas Natal seperti menghias pohon Natal bersama, makan malam dengan aneka hidangan penuh kejutan, hingga agenda libur bersama untuk merayakan tahun baru.

Bagi salah satu Raja Otomotif di Malang, Soewito Widjaja, Natal dan Tahun Baru kali ini terasa amat spesial. Sebab, ia bisa merayakannya bersama dengan keluarga besarnya. Anak dan cucunya tahun ini pun bisa berkumpul di rumahnya di kawasan Ijen Kota Malang.

‘’Yang paling membahagiakan pada Natal tahun ini adalah semua keluarga bisa berkumpul dan merayakan bersama. Natal adalah kedamaian, kumpul bersama dan kebahagiaan tersendiri melihat anak-anak rukun,’’ ungkapnya.

Perayaan Natal yang dimulai pada 24 Desember dirayakannya dengan suka cita di rumah. Kesempatan untuk bisa berkumpul dengan anggota keluarga lengkap sangat jarang bisa didapatkan.

Biasanya karena sudah punya keluarga baru, anak-anak Wito, panggilan akrab Suwito merayakan Natal dengan mertua. Namun tahun ini kebahagian itu serasa lengkap karena semuanya bisa berkumpul.

Pada malam Natal itu aneka suguhan pun dihidangkan. Menu ini sangat spesial karena rancangan menunya dirahasiakan. Sehingga ia pun tak pernah tahu menu apa yang akan dihidangkan. Sebab itu adalah salah satu surprised yang diberikan anggota keluarga untuknya.

Acara makan malam di malam Natal adalah saat-saat istimewa dan bahagia untuknya. Duduk bersama keluarga di Malam Natal ini bagi Wito amat penting.

Sebab pria 60 tahun ini sangat mengutamakan komunikasi dalam keluarga. Saat itulah, biasanya mereka saling bercerita, berbagi dan menyematkan harapan. Saat itu dipergunakan untuk flash back ke tahun yang akan terlewati, untuk bercermin mana yang perlu diperbaiki dari tahun sebelumnya. ‘’Harapan Tahun Baru adalah bekerja lebih baik, sehat dan selalu sukses,’’ tuturnya.

Karena komunikasi yang dipegang teguhnya itulah, ia merasa bangga bisa mendidik tiga putranya untuk hidup rukun. Terlebih lagi, dua putranya yaitu Yudi dan Reza bisa meneruskan kerajaan bisnis yang dibangunnya sejak 3 Juni 1980 lalu itu. Bagi pengusaha taxi dan otomotif itu, harta yang berlimpah tak akan ada gunanya jika anak-anak tidak bisa hidup rukun.

Malam yang indah itu semakin berkesan dengan acara tukar kado Natal. Biasanya empat cucunya sudah menyiapkan hadiah untuknya. Bukan nilai hadiah yang ia harapkan, tapi perhatian dari anggota keluarga terasa lebih mahal dari sekedar hadiah.

Makan malam bersama pada malam Natal itu akan disambung dengan ibadah ke Gereja. Untuk ibadah ini ia dan keluarga lebih memilih beribadah pada Minggu pagi di Gereja Paroki kawasan Ijen Kota Malang.

Kumpul bareng keluarga besar Direktur Perdana Motor ini selanjutnya akan ditutup dengan agenda libur bersama. Tahun ini dipilih Ibu Kota Jakarta sebagai tempat merayakan liburannya. Berlibur akhir tahun selalu menjadi agenda besar mereka setiap tahun. Biasanya tujuan liburan pun selalu berganti tiap tahunnya.

‘’Kami tidak harus berlibur ke luar negeri, supaya tidak bosan. Kadang ke luar negeri kadang di dalam negeri saja. Apalagi ini situasi krisis, jadi di dalam negeri saja,’’ ungkap Ketua Organda Ini merendah.

Penghobi Nyanyi yang tergabung dalam F4 ini sudah membayangkan indahnya berlibur bersama cucu tercintanya. Di Jakarta, rencananya ia ingin memanjakan sang cucu dengan membawa mereka ke aneka permainan dan tempat wisata di kota metropolitan itu.

‘’Salam damai untuk semua, semoga krisis yang tengah melanda negeri ini bisa cepat pulih. Dan selamat Natal dan Tahun Baru,” ungkapnya mengakhiri pembicaraan di ruang kerjanya Rabu lalu. (lailatul rosida)
(Lailatul Rosida/malangpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Malang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s