Penyebabnya Faktor Alam

Reklame yang roboh ini tidak ditemukan pelanggaran. Konstruksi dan semua kelengkapan izinnya tidak ada masalah. Kejadian ini murni faktor alam. (MUFLIKH FARID/MALANG POST)

Reklame yang roboh ini tidak ditemukan pelanggaran. Konstruksi dan semua kelengkapan izinnya tidak ada masalah. Kejadian ini murni faktor alam. (MUFLIKH FARID/MALANG POST)

Peristiwa robohnya papan reklame jenis single pool yang terjadi di Jl Bendungan Sutami, Kamis (25/12) siang lalu, telah diperiksa oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kota Malang, kemarin. Hasil pemeriksaan menunjukkan jika robohnya single pool produk rokok baru ini disebabkan oleh faktor alam.

Kasi Operasional Bidang Operasional dan Pengawasan Satpol PP Kota Malang, M Sukri Bintoro SE mengatakan, peristiwa tersebut murni terjadi karena angin yang bertiup di kawasan Jl. Bendungan Sutami sangat kencang. Akibat tiupan ini, panel penahan papan berukuran 2 meter x 1 meter ini pun tak kuat menahan tiupan angin.

“Hasil pemeriksaan di lapangan, penyebabnya adalah faktor alam. Angin yang bertiup benar-benar kencang sehingga panel papan terlepas dari tempatnya,” ungkap Sukri ketika ditemui Malang Post di kantornya, kemarin pagi usai memeriksa konstruksi single pool tersebut.

Dari hasil pemeriksaan itu juga, pihaknya tidak menemukan pelanggaran yang dilakukan oleh pemasang reklame terkait dengan konstruksi single pool-nya. Panelnya sudah memenuhi standart, yakni terbuat dari besi dan alumunium. Sedangkan tiang penyangganya yang terbuat dari besi tetap berdiri kokoh.

Selain memeriksa materi konstruksi, Satpol PP kemarin juga memita konfirmasi kepada perusahaan advertorial yang bertanggungjawab terhadap reklame tersebut, yakni Wahana Arta Adv. Hasil pemeriksaan pihak advertorial ini menunjukkan jika surat kelengkapan perizinan yang mereka miliki masih berlaku dan tidak ada masalah pelanggaran hukum yang perlu ditindak.

“Wahana Arta juga sudah membereskan single pool yang roboh kemarin. Mereka juga sudah memperbaikinya agar tidak terulang kejadian yang dapat menimbulkan korban jiwa itu,” sambungnya.

Sukri mengaku kejadian seperti ini baru kali pertama terjadi. Tetapi untuk mengantisipasi agar peristiwa ini tidak terulang lagi, pihaknya akan melakukan operasi rutin. Untuk operasi rutin dilakukan oleh tim kelayakan yang terdiri dari gabungan antara Satpol PP, Kimpraswil dan Dinas Perizinan. Bagi reklame yang diketahui sudah tidak layak dipasang karena dikhawatirkan menimbulkan korban jiwa, maka tim kelayakan akan memanggil pemiliknya untuk segera diperbaiki.(nda/lim) (Adinda Zaeni/malangpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Malang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s