KH Alawy Wajibkan Santri Pilih Kaji

Pengasuh Ponpes At-Tharoqi, Karongan, Sampang, KH Alawy Muhammad makin kencang bergerak untuk memenangkan pasangan Khofifah Indar Parawansa dan Mudjiono (Kaji). Bahkan, kiai kharismatik ini mewajibkan semua santri, alumni dan masyarakat Madura untuk memilih Khofifah sebagai Gubernur.

Kiai Alawy mengungkapkan hal itu ketika menerima kunjungan pengasuh Pondok Pesantren Al Hikam Malang KH Hasyim Muzadi dan calon wakil gubernur Jatim Mudjiono di komplek Pondok Pesantren At Tharoqi, Karongan, Sampang, Minggu (4/1) kemarin.

Menurutnya, apabila ada seorang wanita yang kelebihannya mengungguli calon gubernur laki-laki, baik dalam ilmu, kredibelitas, kejujuran, serta perjuangannya, maka memilih calon gubernur perempuan hukumnya wajib. “Khofifah itu jauh lebih baik daripada Pak Karwo. Karena itu, saya telah menyebarkan fatwa, wajib bagi santri, alumni dan semuanya untuk memilih Khofifah,” ungkapnya.

Menyinggung soal isi fatwanya, Kiai Alawy menegaskan bahwa perempuan diperbolehkan Islam untuk menjadi Gubernur. Hal itu sesuai dengan Alqur’an surat Al Imran ayat 195 dan surat At Taubah ayat 17.”Seorang wanita dapat mempunyai hak untuk berjuang sebagaimana seorang laki laki,” katanya.

Dikatakan, dalam kitab hadist Abu Daud jilid 1 halaman 17 disebutkan, sahabat Anas, Rasulullah SAW pernah berjihad bersama seorang sahabat wanita bernama Ummu Sulaiman dan beberapa wanita dari sahabat Ansor. “Berdasar ini, di Indonesia seorang wanita dapat berjihad dan berjuang dengan segala kemampuannya,” jelasnya.

Pendapat tokoh PPP itu sekaligus menyangkal pendapat yang mengatakan haram bagi seorang perempun menjadi gubernur. “Alasannya, karena ada ulama fuqoha (ahli fiqih) berpendapat bahwa hadis itu terbatas kepada Al Imamatul udzma, yaitu raja atau pemimpin tertinggi yang meliputi semua urusan negara,” ujarnya.
Di Indonesia, lanjut Kiai Alawy, ada beberapa lembaga tinggi negara, yaitu eksekutif, legeslatif, dan yudikatif.

Tiap lembaga itu, katanya, mempunyai pemimpin sendiri-sendiri. “Sedangkan Gubernur merupakan jabatan eksekutif yang dua tingkat di bawah Presiden dan kekuasaanya terbatas dan tidak mutlak,” tambahnya.
Kedatangan KH Hasyim Muzadi dan Mudjiono ke kediaman Kiai Alawy didampingi KH Hamid Manan, yang juga tokoh Madura. Pertemuan sekitar 1 jam itu berjalan cukup gayeng.(jpnn/udi)
(JPNN)

1 Komentar

Filed under jatim, politik

One response to “KH Alawy Wajibkan Santri Pilih Kaji

  1. Bambang Sriwijonarko, S.Ip

    Salam kenal mas………..
    From Makassar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s