Caleg Jangan Gunakan Pola Transaksional

Ketua DPP PKPI Jatim, Bambang Sumedi memberikan pembekalan kepada caleg PKPI se-Malang raya di Hotel Pelangi. (Muhaimin/Malang Post)

Ketua DPP PKPI Jatim, Bambang Sumedi memberikan pembekalan kepada caleg PKPI se-Malang raya di Hotel Pelangi. (Muhaimin/Malang Post)


Calon anggota Legislatif (Caleg) di daerah harus mampu mengelola isu lokal kedaerahan yang dapat menarik dan dibutuhkan masyarakat dalam kampanye yang dilakukan. Jangan terjebak dengan isu nasional yang tidak akan terlalu berpengaruh banyak kepada pemilihnya.

Ungkapan itu disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) PKPI Jatim, Bambang Sumedi, saat memberikan pembekalan kepada caleg PKPI se-Malang raya di Hotel Pelangi. Baginya, Pengangkatan isu nasional sebagai strategi Pemilu justru dianggap terlalu muluk-muluk dan tidak realistis. Akan lebih mengena jika mereka mengangkat isu lokal yang berkaitan langsung dengan konstituen mereka.

“Jangan gunakan isu nasional diangkat di tingkat lokal. Masyarakat tidak akan tahu tentang isu ditingkat nasional. Jangan terpengaruh dengan partai-partai lain, hal itu bisa menjebak di dalamnya,” kata Bambang.
Siapa yang tahu isu lokal, pendiri Universitas Wisnuwardhana Kota Malang itu menegaskan, para Caleg yang berada di daerah yang paling tahu isu lokal kedaerahan yang langsung dapat dirasakan masyarakatnya. Melalui pendekatan isu lokal itu, apa yang menjadi kebutuhan masyarakat akan dapat diketahui dan lebih strategis.

Mantan Anggota DPR RI itu yakin, pola pendekatan tersebut akan lebih mengena daripada menggunakan pola transaksional, kalau dia memilih akan mendapatkan sesuatu. Pada Pemilu 2009 pola transaksional memang akan banyak dilakukan. Tapi, Caleg PKPI jangan patah arang dengan pola yang dilakukan banyak Caleg memiliki modal besar.

“Jangan memaksakan diri. Masih banyak pendekatan kepada masyarakat selain transaksional,” ungkapnya.
Ada tiga kekuatan partai yang menurutnya harus ada, figur atau icon pimpinan partai, dana dan jaringan. PKPI sudah memiliki dua kekuatan partai, figur sudah memiliki ketua umum, Meutia Hatta, Putri Proklamator Bung Hatta. Sedangkan jaringan sudah mengakar sampai dengan tingkat desa dan kelurahan di seluruh Indonesia.

Dana baginya bukan satu-satunya komponen yang harus dimiliki. Banyak cara lainnya yang dapat dilakukan untuk menjadikan partai besar dan memiliki kekuatan yang tangguh. “Partai besar karena Calegnya, bukan Caleg besar karena partainya. Jangan dibalik-balikan,” tambahnya.

Karena itu, dia yakin Caleg-caleg PKPI yang ada di Malang raya mampu untuk mendulang suara terbanyak di Malang raya dalam Pemilu 2009 nanti. (aim/udi) (Muhaimin/malangpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under politik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s