Perdamaian Bagi Anak Daerah Konflik

pembinaanTeater ternyata efektif untuk mencegah konflik diberbagai daerah rawan konflik. Melalui dialog pula, pesan perdamaian hingga mencegah tindak kekerasan mudah tersampaikan. Sebanyak 100 anak dari empat daerah konflik, Ambon, Poso, Pasuruan dan Lombok membuktikan efektifnya peran teater membawa pesan perdamaian.

100 anak dari empat daerah konflik itu mengikuti Youth Theater Camp 2009 di Hotel Kusuma Agro Wisata Batu dalam dua gelombang. Gelombang pertama diikuti 50 anak pada 22 Juni sampai 5 Juli lalu. Gelombang kedua diadakan pada 10 sampai 23 Juli.

Kegiatan yang digelar Center for Civic Education Indonesia (CCEI) bekerjasama dengan International Research and Exchange Board (IREX) Europe itu mengundang perhatian. Wakil Dubes Inggris untuk Indonesia, Matthew Rous, hadir dalam ajang pembelajaran teater untuk perdamaian itu.

Program Assistant CCE Indonesia, Theresia Andriani menjelaskan, melalui teater camp, peserta belajar bagaimana cara-cara manajemen konflik melalui media teater. “Peserta dari daerah yang beragam akan berbaur, berdialog dan menciptakan sebuah drama yang interaktif,” kata Tia-sapaan akrab Theresia.

Selama kegiatan berlangsung, lanjut Tia, peserta dilatih berkomitmen untuk menjadi agen perubahan di daerah mereka masing-masing. Selain itu membangun perdamaian dan persaudaraan dengan orang lain di daerah asalnya.

Ajang menjalin kebersamaan itu memang efektif. Contohnya, Katrin dan Tiara. Dua remaja dari Ambon ini berbeda agama, tapi solidaritas mereka tetap terjalin kuat. (van/nug/malangpos)

Iklan

5 Komentar

Filed under Batu, Indonesia

5 responses to “Perdamaian Bagi Anak Daerah Konflik

  1. Setuju…..teater juga bisa jadi sarana untuk rekonsiliasi.
    salam.

  2. kami anak maluku ingin meyerukan dami di luar maluku, apakah lwt ajang teater camp ini, kami bza kembali menyerukan dami di luar negri…

  3. sebab saya salah 1 orong yg terpilih ke batu malang untuk menyerukan damai lwt teater camp 2010

  4. itu yg kami rasakan ketika berada di batu malang,dan kami di ajarkan banyak hal, n kami di ambon berharap bisa membawa pesan damai ini sampai ke luar negri, bawa ambon telah kembali pulih dari konflik, n kami telah tanamkan sikap peace mackers…

  5. maywin

    miss u guys…
    the moment when we learn to know each other, from diffrent cultur to build a reconcilement

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s