Penjualan Jilbab Meningkat, Tak Suka Jilbab Manohara

jilbabPeningkatan penjualan busana muslim tak hanya dialami oleh pengusaha retail besar, pengusaha kelas menengah pun mengalami dampak positif meningkatnya konsumerisme masyarakat. Salah satunya adalah Malang Muslim Boutique yang berlokasi di jalan Soekarno Hatta. Butik yang menyediakan perlengkapan muslim ini pun mengalami peningkatan penjualan hingga 70 persen dari hari-hari normal. Untuk mengimbanginya, owner Malang Muslim Boutique, Kurnia Endah Lestari pun menambah stok perlengkapan fashion hingga dua kali lipat khusus untuk moment lebaran kali ini.

“Biasanya barang datang seminggu sekali, sekarang meningkat jadi seminggu dua kali,” terang dia. Kurnia menjelaskan salah satu item yang paling tinggi penjualannya adalah jilbab. Berbagai merek terkenal pun ditawarkan Kurnia di butiknya, mulai dari merek Manet, Azka hingga Rabbani.

Banyaknya model jilbab nyatanya tidak membuat Kurnia tertarik untuk menawarkannya kepada pelanggan. Ia pun tetap selektif dalam memilih produk yang masuk ke butiknya. “Banyak merek, tapi saya hanya pilih beberapa yang memang kualitasnya benar-benar sudah teruji,” terang dia.

Di pasar sendiri saat ini sedang marak berbagai jenis model pakaian muslim yang bertema Manohara (tokoh sinetron yang naik daun akibat kasus perceraiannya dengan pangeran Malaysia) mulai dari jilbab hingga mukena.

Namun, Kurnia nyatanya tidak menyediakan jilbab ataupun pakaian yang berbau Manohara tersebut. Alasannya simple, ia tidak ingin mengecewakan pelanggannya dengan produk berkualitas rendah.

“Model populer biasanya diproduksi secara massal. Cenderung dikerjakan dengan terburu-buru untuk memenuhi target, akibatnya, kualitas pun jadi menurun,” ungkap dia. Kurnia menegaskan, model jilbab yang kemungkinan besar akan menjadi tren adalah jilbab instant keluaran Rabbani. Prediksinya tersebut bukan tanpa alasan, Rabbani adalah sponsor yang menyediakan wardrobe untuk film Ketika Cinta Bertasbih2 yang akan segera tayang di bioskop-bioskop.

Ia mejelaskan kesuksesan film pertama KCB kemungkinan besar akan membawa nasib serupa di film kedua. Dan berkaca dari fenomena di masyarakat, kesuksesan sebuah film akan menjadi trendsetter di masyarakat.
“Jilbab yang dipakai pemerannya adalah jilbab instant keluaran Rabbani, jadi kemungkinan besar trend jilbab akan mengarah kesana, apalagi jilbab instant sangat praktis untuk digunakan setiap hari,” pungkas dia. (fia/mar/mpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Malang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s