Menikmati Pesona Wisata Pantai Drini

uklam2KAWASAN pantai laut selatan dikenal dengan pemandangan yang indah. Banyak pantai, terutama di sepanjang pantai selatan Pulau Jawa, digunakan sebagai tempat wisata. Selain air lautnya yang jernih, pasirnya yang putih dan landai menjadi daya tarik tersendiri. Ombak laut yang tinggi sering diabaikan oleh para pelancong pecinta laut, padahal bahaya sering mengancam di balik deburan yang menimbulkan suara gemuruh itu. Salah satu pantai yang menarik di kawasan laut selatan adalah Pantai Drini yang terletak di Kabupaten Gunung Kidul, DIY.

NAMA Drini tampaknya masih sangat asing bagi masyarakat. Yang mereka tahu tentang wisata pantai terutama di Yogyakarta adalah Parangtritis, Samas, Baron dan Kukup. Memang benar, belum banyak yang tahu tentang pantai yang lokasinya tidak terlalu jauh dengan pantai Kukup di Gunung Kidul tersebut. Pantainya sangat indah, dengan deburan ombak yang lumayan tinggi. Seperti tipikal pantai di laut Selatan lainnya, Drini juga dibatasi dengan gunung terjal yang menjadi latar belakangnya.

Begitu masuk ke lokasi pantai, kita akan disambut pasir putih yang terhampar di sepanjang pantai. Pasir dan air yang jernih menggoda pengunjung untuk segera terjun dan berenang. Sayang, pihak pengelola melarang pengunjung untuk mandi di pantai ini, karena berbahaya dengan ombak yang cukup tinggi. Pengunjung hanya bisa berjalan di tepi pantai dengan sesekali tersentuh ombak air yang menepi. Saat kondisi pasang, ombak di pantai tersebut memang cukup tinggi, layaknya ombak pantai laut Selatan lainnya.

Pantai ini hanya bisa dinikmati saat air surut yang ketinggian airnya sebatas betis. Pengunjung bisa masuk ke dalam laut untuk mandi atau sekedar berjalan-jalan sampai ke batas ombak yang cukup jauh dari bibir pantai. Saat air surut itulah permukaan pantai kelihatan dengan jelas, apalagi airnya cukup jernih. Sekilas, kita melihat benda berbentuk bintang menempel pada dasar pantai yang seperti batu. Setelah didekati, ternyata benda berbentuk bintang itu adalah Bintang Laut atau yang sering disebut Starfish.

Binatang ini menempel di dasar pantai yang keras dan bergerak menggunakan lima atau enam lengannya. Biasanya, saat ditangkap Bintang Laut bergerak menyelematkan diri dengan masuk ke dalam lubang pasir yang ada di sela-sela bebatuan. Menangkap Bintang Laut ini menimbulkan keasyikan tersendiri bagi pengunjung Pantai Drini. Anak-anak dan remaja beramai-ramai menangkap Bintang Laut. Ada yang dibawa pulang, tapi tak sedikit yang hanya dipakai sebagai mainan kemudian dilepas lagi. ”Mau dipelihara di rumah, tapi bisa hidup apa enggak ya,” kata seorang remaja yang mengumpulkan Bintang Laut di dalam kaleng bekas biskuit.

Selain Bintang Laut, pengunjung juga bisa berburu ikan laut yang bersembunyi di lubang-lubang karang tepi pantai. Berbagai jenis ikan mungil yang berwarna indah bisa ditemui di pantai ini. Biasanya ikan itu berkeliaran di sekitar batu karang yang airnya sangat jernih. Tapi saat air pasang, ikan warna-warni itu bersembunyi di balik lubang karang untuk melindungi dirinya dari empasan ombak.

Perburuan ikan kecil ini menjadi atraksi tersendiri di Drini. Maka, begitu kita masuk ke lokasi pantai, banyak pedagang yang menawarkan serok kecil yang biasa dipakai untuk menangkap ikan di akuarium. Serok kecil itu dipakai untuk menangkap ikan kecil yang berkeliaran di sekitar batu karang tepi pantai. Banyak yang membawa pulang ikan kecil itu untuk hiasan di rumah. ”Untuk nambah koleksi ikan di rumah,” kata seorang pengunjung.

Nikmati Aneka Ikan Segar

SELAIN pantainya yang indah, kawasan laut Selatan juga dikenal sebagai penghasil ikan yang cukup besar. Selain dipakai untuk wisata, Pantai Drini juga dipakai sebagai tempat pendaratan kapal ikan milik nelayan setempat. Di tengah-tengah pantai, yang pasirnya landai, dipakai sebagai dermaga sederhana bagi nelayan untuk mendaratkan perahunya setelah melaut. Sebelah kiri kanan dengan bukit karang yang terjal, dipakai untuk wisata, meskipun banyak juga pengunjung yang bermain di sekitar dermaga itu.

Sebagai salah satu tempat pendaratan ikan Pantai Drini juga menawarkan ikan laut kepada para pengunjung. Pengunjung bisa mendapatkan ikan laut segar yang baru diturunkan dari perahu nelayan dengan harga yang murah. Bagi penyuka ikan laut bisa memilih Tongkol, Tuna, Baronang, Cumi-cumi, Rajungan, Kepiting, Pari dan jenis lainnya. Lobster sebesar lengan bayi juga menjadi daya tarik tersendiri, terutama pada saat musim tertentu.

Ikan itu bisa dibawa pulang dan dimasak di rumah, atau dimasak di tempat itu. Para pedagang siap untuk memasak ikan yang dibeli pengunjung. ”Bisa dimasak di sini kemudian dimakan ramai-ramai,” kata seorang pedagang ikan sambil menggoreng seekor barong besar pesanan pelanggannya. Pedagang juga menyiapkan nasi hangat dan sambal sesuai dengan selera pengunjung. Harganya ? Tidak terlalu mahal. Kalau kita berombongan, bisa makan bersama-sama dengan ikan dan sambel yang disediakan pedagang.

Pedagang di Pantai Drini juga menyediakan ikan asin yang bisa dibawa pulang untuk oleh-oleh. Bagi penggemar ikan asap bisa menikmati Ikan Pari asap yang dagingnya lembut kecoklatan itu. ”Terserah, mau dimasak di sini atau dibawa pulang. Ikan-ikan ini masih segar, baru turun dari perahu,” jelas pedagang yang lain.

Ditunjang Jalan yang Mulus

SALAH satu daya tarik tempat wisata adalah sarana jalan yang menghubungkan lokasi tersebut dengan tempat lain. Kabupaten Gunung Kidul dikenal sebagai daerah yang gersang dan tandus. Sepanjang jalan mulai dari Prambanan sampai ke pantai, kita banyak menyaksikan gunung batu yang kering tanpa pepohonan. Sebenarnya ini pemandangan perjalanan yang membosankan, tapi karena kita punya tujuan ke pantai, kebosanan itu bisa dihindarkan.

Beruntung bahwa jalan yang menuju ke lokasi wisata pantai di kawasan Selatan Kabupaten Gunung Kidul itu semuanya mulus dan lebar. Terlihat jalanan itu baru diaspal hotmix, menjelang Lebaran. Tampaknya Pemda setempat mengantisipasi lonjakan pengunjung saat liburan Lebaran dengan memperbaiki fasilitas di tempat wisata.

Lokasi Pantai Drini bisa dicapai dari ring road Selatan kota Yogya di perempatan menuju Wonosari. Dari lokasi ini ke arah Timur menuju Piyungan sebelum masuk Kota Wonosari. Akses jalan lainnya adalah melalui daerah Prambanan ke arah Selatan. Dari lampu trafic light di daerah Bogem menuju ke Selatan. Baik dari arah Barat maupun dari arah Utara, semuanya jalannya mulus dengan aspal hotmix.

Perjalanan lewat Prambanan lebih menantang karena banyak melewati jalan berkelok-kelok menembus gunung tandus. Jalanan menanjak terus setelah melewati Piyungan menuju Kota Wonosari. Meskipun menanjak dan banyak tikungan, tidak perlu khawatir macet, karena jalannya baru saja dilebarkan. Di beberapa tikungan yang dianggap berbahaya bahkan sudah dibuat jalur khusus, terutama untuk kendaraan lambat seperti bus dan truk.

Tak heran bila pengunjung objek wisata pantai yang tersebar di pantai Selatan cukup banyak. Meskipun lokasinya lumayan jauh, tapi mereka tetap ingin datang. Selain pantainya memang bagus, jalan menuju ke lokasi itu cukup mulus, menjadikan perjalanan tak terasa melelahkan. Hal ini mungkin bisa dicontoh Pemkab Malang yang memiliki banyak objek wisata di Pantai Selatan. Bedanya, di Kabupaten Malang belum banyak pengunjungnya karena jalannya tidak menunjang. Selain banyak yang rusak, jalan menuju pantai Selatan juga sempit. Tak ada salahnya belajar pada Gunung Kidul. (husnun n djuraid/malangpost)

Iklan

5 Komentar

Filed under Pariwisata

5 responses to “Menikmati Pesona Wisata Pantai Drini

  1. thnks infonya…….

  2. wah bagus baget ni artikelnya jadi tambah pengetahuan…

    o ya kunjungi bali ya…

  3. Bener banget tuh,, dah 2x aq maen ksana,, mulai dari Baron, Kukup, Krakal, Sundak, Drini, eh bener gak ya urutannya hehehe,,
    Yang jelas aq emang dah menikmati keindahan pantainya,, mulai dari main pasir smpe nyari ikan n kerang2ngan.
    Ayo deh buat liburan keluarga bagus banget….

  4. Bagi yang membutuhkan BSE (Buku Sekolah Elektronik), silakan kunjungi:

    Mogan Info

    Semoga bermanfaat …

  5. wow…. mantap sekali. sepertinya topik ini nyambung dengan buku pesona wisata pantai selatan. akan semakin lengkap dengan percikan ombak pantai drini……….

    eksotis.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s