Merry Riana dan Mimpi Sejuta Dolar Berikutnya

TV Show dengan Jutaan Penonton

Merasakan perjuangan keras saat menempuh kuliah sambil bekerja di Singapura, Merry Riana memasang harapan besar, memiliki kebebasan finansial di usia 30 tahun. Saat berusia 26 tahun, dia berhasil mencapainya. Dia berpenghasilan satu juta dolar. Semua itu berawal dari mimpi.

MERRY Riana merupakan pengusaha, motivator, dan penulis buku asal Indonesia. Namun, namanya memang lebih dulu dikenal di Singapura. Sebab, dia mengawali perjalanan suksesnya dari situ. Perempuan kelahiran Jakarta, 29 Mei 1980, tersebut menulis buku A Gift from A Friend pada 2006. Kemudian, kisah biografi perjalanan suksesnya diangkat dalam buku Mimpi Sejuta Dolar oleh Alberthiene Endah.

Kondisi pasca kerusuhan di Jakarta pada 1998 membuat orang tua Merry mengirim putrinya ke Singapura untuk melanjutkan studi. Kondisi Merry pada awal masa kuliah lekat dengan keprihatinan. Dia harus “berakrobat” dengan uang yang sangat terbatas, SGD 10 seminggu, untuk memenuhi kebutuhan makan. Setahun pertama, Merry “dipaksa” kenyang hanya dengan makan roti tawar, mi instan, serta minum air keran. Dia sampai berutang kepada bank pemerintah Singapura. Total utangnya mencapai SGD 40.000.

Dalam situasi sulit itu Merry berpikir tentang masa depan. Bagaimana dia bisa hidup mapan jika gaji tersedot untuk membayar utang pendidikan setelah bekerja? Bagaimana dia bisa membahagiakan orang tua jika waktunya habis digunakan untuk bekerja keras membayar cicilan utang?

Merry bertekad kuat untuk mencapai kebebasan finansial di usia 30 tahun. Dia mencoba beberapa pekerjaan. Mulai penyebar brosur biro jodoh, bekerja di florist, sampai jadi pelayan hotel. Berbekal sedikit tabungan, dia mencoba untuk mengembangkan bisnis MLM sampai menjual beli saham. “Beberapa bisnis yang saya coba gagal. Akhirnya, saya memilih bidang financial consultant,” ujar perempuan yang juga menulis buku Dare to Dream Big tersebut.

Pilihan itu cocok untuk karakternya yang pantang menyerah dan berkomitmen pada tujuan. Enam bulan bekerja, Merry mampu melunasi utangnya. Karirnya terus melejit. Pada 2004 dia mendirikan Merry Riana Organization (MRO), sebuah organisasi financial consultant yang kini diperkuat 50 profesional muda. Dua tahun kemudian, saat berusia 26 tahun, dia mendapatkan penghasilan total SGD 1 juta dan meraih kebebasan finansial, bahkan sebelum usianya mencapai 30 tahun.

Atas capaian tersebut, Merry mendapatkan banyak penghargaan. Di antaranya, Spirit of Enterprise Award 2008, penghargaan untuk pengusaha top 40 di Singapura, serta Great Women of Our Time Award 2010 yang diberikan oleh seorang menteri Singapura.

Lewat MRO, Merry juga memberikan pendidikan khusus bagi kaum perempuan. Dua tahun lalu dia berkolaborasi dengan Adam Khoo Learning Technologies Group, sebuah institusi pengembangan diri di Singapura, untuk memberdayakan kaum perempuan dari berbagai usia dan latar belakang dengan moto pengajaran “Touching Hearts, Changing Lives”.

Pada 29 Mei 2010 istri Alva Tjenderasa itu merayakan ulang tahun ke-30. Apa resolusinya untuk sepuluh tahun mendatang? Rupanya, dia telah memikirkan hal itu berbulan-bulan. “Sebelum merayakan ulang tahun ke-40, saya ingin menciptakan dampak positif di kehidupan paling sedikit sejuta orang di Asia, terutama di Indonesia,” tegas ibu dua anak, Alvernia dan Alvian, tersebut.

Definisi sukses bagi Merry adalah kesempatan untuk terus-menerus bertumbuh secara emosional, sosial, spiritual, psikologis, intelektual, dan finansial sambil memberikan kontribusi positif kepada masyarakat. “Untuk mencapai impian, ada aturan emas yang disebut integritas. Tanpa itu, fondasinya tidak kukuh. Kita bisa saja membangun karir tinggi. Tetapi, semua itu bisa runtuh dalam semalam. Pastikan bahwa yang kita lakukan tersebut baik secara moral, hukum, dan etika,” papar duta LG Asia, duta Canon Singapura, serta duta Watsons Asia Tenggara tersebut.

Merry merasa sangat bersyukur karena bisa membuat impiannya menjadi kenyataan dengan menjadi seorang penulis dan motivator. “Walaupun belum mempunyai TV show sendiri yang bisa menjangkau puluhan juta penonton, setidaknya melalui buku dan seminar, saya bisa menciptakan dampak positif dalam kehidupan ribuan orang,” ungkap perempuan yang membagikan tip sukses lewat akun social media, seperti Twitter @MerryRiana serta blog MerryRiana.com, itu.

“Kalau suatu hari saya sampai bisa memiliki TV show sendiri, apalagi yang sangat sukses dan inspiratif dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, itu benar-benar berkat Tuhan. Sekarang, inilah mimpi sejuta dolar saya,” tutur Merry. (nor/c12/ayi/jpnn)

Tentang Merry Riana:

  • Mengaku takut ketinggian
  • Menikmati “me time” dengan melakukan spa atau treatment di salon
  • Kadang, masih menyempatkan memasak untuk keluarga
  • Tempat liburan favorit Merry sekeluarga adalah Bali.

Tinggalkan komentar

Filed under Indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s