Pasukan Katak Lakukan Penyusupan Malam lewat Udara

Kemampuan siswa Pendidikan Pasukan Katak (Dikpaska) diuji. Sebanyak 28 personel yang menempuh pendidikan di Komando Pengembangan dan Pendidikan TNI-AL (Kobangdikal) menjalani terjun malam kemarin malam.

Praktik terjun statis tempur dilakukan dari pesawat angkut militer Cassa-212 Skuadron 600 Wing Udara-1 Juanda. Mereka diharuskan mendarat tepat di shelter helikopter Skuadron 400 Wing Udara 1 Pangkalan Udara TNI-AL (Lanudal) Juanda. “Terjun malam dilakukan sebagai latihan infiltrasi (penyusupan) dari udara ke lokasi operasi di darat,” kata Perwira Pembimbing Siswa Kapten Laut (P) Tunggul Waluyo kemarin (18/4).

Penerjunan dilakukan menjadi dua gelombang. Sebanyak 14 siswa Dikpaska diterjunkan bersamaan ketika pesawat berada di ketinggian 6.000 kaki di atas permukaan laut. “Infiltrasi dari udara maupun laut merupakan salah satu praktik siswa selain eksfiltrasi dari pantai dan penyelaman yang sudah mereka jalani sebelumnya,” katanya.

Sebanyak 28 siswa Dikpaska yang mengikuti penerjunan malam kemarin didominasi tamtama, yanki 21 personel. Sisanya adalah tiga perwira dan empat bintara. Paket praktik terjun statis dilakukan dalam 150 jam atau sekitar tiga minggu hari kerja.

Tunggul menegaskan, para siswa menjalani pendidikan selama 10 bulan. Sebagai calon pasukan katak yang biasa bertugas di perairan, mereka dituntut mampu terjun malam sebagai salah satu pasukan khusus TNI-AL. Selain terjun statis, lanjut Tunggul, kemampuan menembak siswa terus diasah.

Materi lainnya berupa pendaratan pantai, pertempuran hutan, dan penanggulangan aksi kejahatan di laut. Kemampuan infiltrasi dan eksfiltrasi ke atau dari daerah musuh harus bisa dilakukan dengan berenang, menyelam, serta mengoperasikan senjata bawah air.

Tunggul menjelaskan, siswa dibentuk menjadi manusia katak untuk meningkatkan kemampuan satuan Tri Media. Yakni, mampu bertempur di tiga media sekaligus (darat, laut, maupun udara). ”Setelah terjun statis, kemampuan mereka akan ditingkatkan dengan terjun bebas (free fall),” imbuhnya. (sep/fat/jawapos)

Tinggalkan komentar

Filed under Indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s