Tag Archives: caleg

Hanura Target Bisa Bentuk Fraksi Sendiri

Ketua DPC Partai Hanura Kota Batu membagikan buah apel untuk melakukan sosialisasi Partai Hanura kepada pengguna jalan di Kota Batu. (Muhaimin/Malang Post)

Ketua DPC Partai Hanura Kota Batu membagikan buah apel untuk melakukan sosialisasi Partai Hanura kepada pengguna jalan di Kota Batu. (Muhaimin/Malang Post)

Kendati dari awal sudah menetapkan suara terbanyak, caleg-caleg Partai Hanura Kota Batu semakin bersemangat dengan terbitnya keputusan MK yang menetapkan secara hukum penetapan caleg terpilih menggunakan suara terbanyak. Hal itu diakui Ketua DPC Partai Hanura Kota Batu, Srianah.

Menurutnya, semangat para caleg untuk melakukan sosialisasi untuk mendapatkan dukungan dari masyarakat semakin meningkat setelah ada putusan MK. Secara hukum negara tidak ada lagi permasalahan dengan keputusan internal partai yang menggunakan sistem suara terbanyak.
Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Batu, politik

KPU: Putusan MK Membuat Penentuan Caleg Jadi Lebih Mudah

Tugas KPU dalam menetapkan caleg terpilih hasil Pemilu Legislatif tahun 2009 akan lebih mudah daripada Pemilu sebelumnya. Dengan keputusan MK yang menetapkan caleg terpilih menggunakan suara terbanyak, KPU tidak lagi harus menghitung bilangan pembagi pemilih (BPP) yang njelimet.

Meski keputusan MK telah ditetapkan, KPU Kota Batu masih harus menunggu aturan KPU terkait dengan mekanisme penetapan caleg terpilih. Harus ada payung hukum yang melandasi pelaksanaan keputusan MK yang telah ditetapkan. “Informasinya, aturan itu akan diatur KPU dalam bentuk peraturan KPU. Kami masih menunggunya dari KPU pusat sebagai aturan pelaksanaan dilapangan,” kata Ketua KPU Kota Batu, Mahfud Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Batu

Langkah Berat Caleg Perempuan

Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menghapuskan pasal 214, UU 10/2008 tentang Pemilu, yang menghapuskan sistem nomor urut caleg, dianggap memberatkan PDIP yang menggunakan mekanisme nomor urut.Namun begitu, PDIP tak gentar. PDP berharap putusan MK menjadi pemicu caleg meraup suara. “Kami berharap, putusan MK itu menjadi pemicu agar caleg dari PDIP lebih siap,” kata Sekjen DPP PDIP, Pramono Anung, kemarin.

Dengan putusan MK itu, menurut Pramono, dipastikan bakal memberatkan caleg perempuan. Sebab, porsi caleg perempuan lebih sedikit ketimbang caleg laki-laki. “Yang banyak menjadi korban tentu saja caleg perempuan. Karena kuotanya kan cuma 30 persen,” jelasnya. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Indonesia

PBR Sikapi Putusan MK

Ketua Umum DPP PBR, Bursah Zarnubi menyalami kader PBR dalam acara pengukuhan caleg dan silaturahmi kader PBR se-Malang raya di Hall Azaria Kota Malang, kemarin. (Muhaimin/Malang Post)

Ketua Umum DPP PBR, Bursah Zarnubi menyalami kader PBR dalam acara pengukuhan caleg dan silaturahmi kader PBR se-Malang raya di Hall Azaria Kota Malang, kemarin. (Muhaimin/Malang Post)

Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang membatalkan Pasal 214 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2008 tentang Pemilihan Umum anggota DPR, dengan mengurangi fungsi dan tugas partai dalam pen-caleg-kan. Ditanggapi beragam oleh partai politik. Pasalnya, ketetapan MK itu membuat Parpol hanya berfungsi sebagai administratif saja.

Seperti yang diungkapkan Ketua Umum DPP Partai Bintang Reformasi (PBR), Bursah Zarnubi, SE dalam acara pengukuhan, pembekalan caleg dan silaturahmi kader PBR se-Malang raya di hall Azaria Kota Malang, kemarin. Bursah mengkhawatirkan, keputusan MK itu akan membuat masyarakat malas mengurusi partai politik. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Malang

Caleg Masih Konvensional Meraih Simpati

Para Calon Legislatif mengikuti Pelatihan Candidat School strategi pemenangan calon anggota Legislatif di Hotel Pelangi Malang. (Muhaimin/Malang Post)

Para Calon Legislatif mengikuti Pelatihan Candidat School strategi pemenangan calon anggota Legislatif di Hotel Pelangi Malang. (Muhaimin/Malang Post)

Calon anggota Legislatif yang akan bertarung pada Pemilu 2009 masih banyak yang menggunakan sistem manual dan konvensional dalam meraih simpatik pemilih. Bahkan, komunikasi dan jaringan yang dibangun masih sebatas menggunakan kekerabatan, tidak menggunakan analisa SWOT dan sistem komunikasi yang modern.

Hal itu terungkap dalam kandidat school strategi pemenangan calon anggota Legislatif yang digelar Konsorsium Keadilan dan Kedamaian (KKK) di Hotel Pelangi Malang selama tiga hari kemarin.

Menurut Khusnul Hakim dari KKK, para Caleg yang mengikuti pelatihan pemenangan masih banyak yang lemah dalam melakukan komunikasi dan membangunan jaringan massa. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Malang

Suara Terbanyak Hilangkan Ideologi Partai

Penerapan sistem suara terbanyak dalam menentukan caleg yang akan duduk di Legislatif menurut analis politik Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Asep Nurjaman dapat menghilangkan ideologi partai yang sudah terbangun maupun yang sedang dibangun.

Menurutnya, sebagian besar partai politik peserta Pemilu 2009 menerapkan sistem suara terbanyak, termasuk partai-partai besar yang memiliki basis massa besar, seperti Partai Demokrat, PDIP, PAN dan beberapa lainnya. Bahkan, ada yang menggunakan sistem suara terbanyak murni, tanpa melihat prosentase, adapula yang masih menggunakan prosentase batasan perolehan suara seperti PDIP.

“Dalam jangka panjang, penerapan sistem suara terbanyak itu bisa menghilangkan ideologi partai tersebut. Kesempatan itu akan digunakan politisi kutu loncat untuk meraihnya, karena tidak memiliki basis massa yang kuat,” kata Asep Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Indonesia, Malang

Hindari Masalah, Surat Pengunduran Caleg Diaktenotariskan

Tidak ingin terjadi permasalahan dibelakang hari, DPD PAN Kota Batu mengaktenotariatkan semua surat pengunduran diri 24 calon anggota legislatif (Caleg) yang akan maju dalam Pemilu 2004. Sesuai dengan kebijakan DPP PAN, perolehan suara terbanyak yang akan mereka gunakan dalam Pemilu 2009 mendatang.

Menurut Ketua DPD PAN Kota Batu, S. Minto Basuki surat yang dinotariatkan bukan surat perjanjian pengunduran diri seperti yang dilakukan pada Pemilu 2004 lalu. Tapi langsung surat pengunduran diri masing-masing Caleg dan tidak bersedia untuk dilantik sebagai anggota DPRD Kota Batu. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Batu