Tag Archives: demo

Mengganti Ketua SMF-RSSA Kurang Bijak

malangpost)

Suasana ruang tunggu pasien RSSA (foto:malangpost)

Aksi mogok kerja yang dilakukan sejumlah dokter di klinik SMF Mata RSSA Malang mendapatkan respon dari IDI (Ikatan Dokter Indonesia) Malang. IDI menilai, aksi tersebut sangat manusiawi. IDI juga menilai, peletakan pejabat struktural sebagai Ketua SMF adalah tindakan yang kurang bijak.

Sekalipun jika dilihat dari sudut pandang lain, mogok kerja yang dilakukan staf SMF Mata itu, adalah hal yang kurang simpatik dilakukan oleh dokter.

‘’Memang hal tersebut juga tidak sesuai dengan kode etik kedokteran. Tapi masih bisa dianggap tindakan yang manusiawi,’’ ujar Dr Subagyo SpB (K)TKV, Ketua IDI Malang, ketika ditemui Malang Post dikantornya, SMF Bedah RSSA Malang. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Malang

Refa Diberhentikan, Dokter Mata RSSA Aksi Mogok Kerja

(nurdiansah / malang post)

(nurdiansah / malang post)


Puluhan dokter di ruang 20 Staf Medik Fungsional (SMF) Mata RSSA (Rumah Sakit Saiful Anwar) mogok kerja kemarin. Meski hanya berlangsung 2,5 jam -mulai pukul 08.00 sampai 10.30-, tindakan tersebut cukup mengagetkan. Imbasnya, ratusan pasien terpaksa menunggu berjam-jam untuk mendapatkan pelayanan.

Mogok kerja tersebut diwujudkan dengan aksi diam. Artinya, benar-benar tidak ada aktivitas yang dilakukan dokter mata. Bentuk lainnya, sebagian dokter mata terlambat naik kerja. Jam kerja yang biasanya dimulai pukul 08.00 tidak dilaksanakan. Baru setelah ada koordinasi dari jajaran pimpinan RSSA, mogok disudahi dan para dokter kembali beraktivitas. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Malang

Pendirian tower XL milik PT Indo Nusa Didemo Warga

Warga menguruk galian pondasi sebagai bentuk protes

Warga warga Kampung Kemulan RT 05/RW 03, Kelurahan Mulyorejo menguruk galian pondasi sebagai bentuk protes


Pendirian tower XL milik PT Indo Nusa, di Dusun Kemulan, Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Sukun, Kamis (13/11) malam lalu mendapat protes dari puluhan warga sekitar. Aksi protes itu dilakukan karena warga kecewa tidak dimintai izin oleh pihak PT Indo Nusa. Baik izin secara tertulis ataupun lisan.

Sayangnya, aksi protes yang dilakukan warga tengah malam tersebut, tidak mendapat respon dari pihak PT Indo Nusa. Para pekerja ataupun mandor proyek, yang malam itu bersiap akan bekerja memilih kabur dan bersembunyi. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Malang

Dikawatirkan Kurangi Debit Air Tanah, Warga Penanggungan Tolak Pengeboran

Warga Penanggungan memprotes dugaan adanya pengeboran di kawasan Jalan Cibogo oleh PT Cipro Podo Joyo Masyur. (MUFLIKH FARID/MALANG POST)

Warga Penanggungan memprotes dugaan adanya pengeboran di kawasan Jalan Cibogo oleh PT Cipro Podo Joyo Masyur. (MUFLIKH FARID/MALANG POST)

Diduga akan ada pengeboran sumur di dekat pemukimannya, warga RW 6, Kelurahan Penanggungan, protes. Mereka khawatir air sumur di rumahnya akan semakin berkurang lantaran adanya sumur bor. Namun PT Cipro Podo Joyo Masyur membantah rencana pembangunan sumur bor dilahan miliknya di Jalan Cibogo itu.

Protes warga yang menolak pengeboran sumur itu ditunjukkan dengan mendatangi lahan kosong yang baru dibeli PT Cipro Podo Joyo Masyur. Di lahan yang berdekatan dengan Matos itu, saat ini terdapat aktifitas semacam pengeboran tanah. Baca lebih lanjut

1 Komentar

Filed under Malang

Konflik Makam Cina, Pihak-pihak Saling Tunggu

Kuburan Cina di Gang Cempaka Dusun Kebonsari Desa/Tumpang yang dipermasalahkan warga. (Bagus Ary Wicaksono/Malang Post)

Kuburan Cina di Gang Cempaka Dusun Kebonsari Desa/Tumpang yang dipermasalahkan warga. (Bagus Ary Wicaksono/Malang Post)

Penyelesaian konflik pembangunan makam Cina atau Bong di petak 18 blok 24 komplek pemakaman Cina Dusun Kebonsari Desa/Kecamatan Tumpang tampaknya masih menemui jalan buntu. Pihak Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang maupun pihak Pemerintahan Desa sama-sama menunggu kejelasan penyelesaian masalah.

Disisi lain sebagian warga Desa Tumpang masih berharap agar bangunan Bong segera dibongkar. Hal itu dikatakan Kepala Desa Tumpang Achmad Apriono Saat dihubungi Malang Post. Apriono menegaskan bahwa status tanah di lokasi Bong murni milik kas desa. Pasalnya, setiap tahun Pajak Bumi dan Bangunan selalu dibayarkan Pihak Desa. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Kabupaten Malang

Warga Temas Tolak Tower

Ketua DPRD KOta Batu, Mashuri Abdul Rochim berdialog dengan warga RW.07 Kelurahan Temas yang resah dengan pendirian tower di daerahnya. (MUHAIMIN/MALANG POST)

Ketua DPRD KOta Batu, Mashuri Abdul Rochim berdialog dengan warga RW.07 Kelurahan Temas yang resah dengan pendirian tower di daerahnya. (MUHAIMIN/MALANG POST)

Sebagian warga RT 01 RW 07 Kelurahan Temas Kota Batu resah dengan pembangunan tower milik salah satu operator seluler di wilayahnya. Warga melakukan protes dengan mengumpulkan tanda tangan sebagai bukti penolakan mereka terhadap pembangunan tower yang tingginya 42 meter.

Keresahan mereka mendapatkan perhatian dari DPRD Kota Batu. Kemarin, Ketua DPRD Kota Batu, Mashuri Abdul Rochim bersama Wakil Ketua, Punjul Santoso dan beberapa anggota dewan lainnya mengunjungi masyarakat yang resah terhadap pembangunan tower setinggi 42 meter. Anggota dewan mengadakan pertemuan dengan masyarakat di salah satu rumah warga yang dekat dengan berdirinya tower. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Batu

Makam Cina Terancam Bongkar Paksa

Warga Dusun Kebonsari Desa/Kecamatan Tumpang memprotes pembangunan kuburan Cina yang diklaim diatas lahan Kas Desa, kemarin. (Bagus Ary Wicaksono/Malang Post)

Warga Dusun Kebonsari Desa/Kecamatan Tumpang memprotes pembangunan kuburan Cina yang diklaim diatas lahan Kas Desa, kemarin. (Bagus Ary Wicaksono/Malang Post)


Puluhan warga dusun Kebonsari Desa/Kecamatan Tumpang mendatangi kompleks Pemakaman Cina yang terletak di gang Cempaka Desa Tumpang. Warga hendak membongkar paksa dua blok kuburan Cina yang baru dibangun, karena diklaim kuburan berdiri diatas lahan kas desa. Beruntung, aksi sepihak itu masih bisa diredam aparat desa dibantu personel Polisi dan Kodim setempat.

Puluhan warga melurug lokasi makam yang terletak disamping lahan tebu petak 18 itu. Mereka membawa beberapa poster untuk menegaskan status tanah sebagai lahan milik desa. Poster antara lain bertuliskan, ‘tanah ini milik warga masyarakat desa Tumpang’, ‘jangan dijual atau disewakan’. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Kabupaten Malang