Tag Archives: dpr

Video Porno DPR dan Kritik Publik

TIADA hari tanpa berita negatif tentang para wakil rakyat. Mulai berita menyangkut pemborosan anggaran negara, fasilitas mewah, korupsi, bolos kerja, kinerja yang buruk, masalah KDRT (kekerasan dalam rumah tangga), hingga perbuatan asusila.

Kini yang paling hangat adalah beredarnya rekaman video mesum yang pelaku perempuannya diduga merupakan seorang anggota DPR berinisial K. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under politik

Pembatasan BBM, Bertahan sampai Kapan?

PEMERINTAH terkena tulah gara-gara ketidaktegasan memutuskan kenaikan harga BBM yang seharusnya dengan mudah dapat diambil tahun lalu. Kini, setelah usul kenaikan harga BBM diganjal DPR, pemerintah harus membuat kebijakan ambigu, melarang mobil berkapasitas mesin lebih dari 1.500 cc menggunakan BBM bersubsidi. Harapannya, konsumsi menurun dan kuota subsidi BBM sebesar 40 juta kiloliter di APBN tak terlampaui. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Ekonomi

Masak DPR Harus Kalah Dua Kali oleh Sholeh…

LOGIKA para legislator, wakil rakyat, kerap sulit diikuti rakyatnya. Mereka teramat sering melakukan langkah-langkah boros bin tidak produktif. Tentu, itu merupakan dosa politik yang besar karena mereka tidak digaji untuk melakukan kesia-siaan tersebut.

Salah satu kesia-siaan yang sedang dilakukan para legislator adalah berupaya mengembalikan pasal nomor urut dalam amandemen UU Pemilu untuk Pemilu 2014. Sebagaimana diberitakan koran ini kemarin, sistem pemilu akan didorong dengan sistem proporsional tertutup dengan sistem nomor urut. Pasal itu pun menuju titik temu di Senayan. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under politik

Uang Hilang bila DPR Stop Kontrak

Oleh : Effnu Subiyanto*

TIDAK kali ini saja sekretariat jenderal DPR, BURT, dan banggar saling melempar tanggung jawab soal penggunaan anggaran. Ketika DPR begitu keras berteriak mengkritisi mismanajemen penggunaan anggaran pemerintah, rumah tangganya ternyata demikian buruk dan mencemaskan. Sekelas Ketua DPR Marzuki Ali, bahkan, tidak menyadari telah memberikan persetujuan renovasi ruang rapat banggar Rp 20,7 miliar itu. Untung media kritis.

Sering gagalnya proyek-proyek di sekretariat jenderal, BURT, dan internal rumah tangga DPR, seperti rencana pembangunan gedung baru DPR Rp 1,6 triliun, renovasi toilet, dan terakhir renovasi ruang rapat banggar tidak serta merta membatalkan seluruh kontrak. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Indonesia

Marzuki dan Istana Banggar

HERAN nian melihat Marzuki Alie mengedarkan telunjuk ke sana kemari. Terkait dengan renovasi “Istana Banggar” DPR Rp 20 miliar seharusnya dia “menuding” dirinya sendiri dulu. Hai, hai, hai… kita sempat dibuat lupa sejenak bahwa ketua DPR itu ternyata merangkap ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) dengan segenap kewenangan dan fasilitasnya. Ketika terjadi persoalan, dia mestinya ikut menjelaskan kepada publik yang marah. Tapi, dia malah ikut marah dan seakan tak punya kaitan apa pun.

Akan halnya Nining Indra Saleh, sang sekretaris jenderal DPR, beserta anak buahnya bisa saja punya andil dalam kekacauan ini. Tetapi, bagaimanapun, penanggung jawab tertinggi adalah Marzuki. Kalau pimpinan hanya bisa menyalahkan anak buah, padahal dirinya yang tak mampu memimpin, apa kata dunia? Apa kata akhirat? Terang sekali bahwa duit Rp 20.000 juta itu lolos karena mekanisme internal sudah dilalui. Mengapa Marzuki tak mengetahui dan mencegahnya lebih dulu?

Leadership, agaknya, menjadi problem berat di sini. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Indonesia

Repair Economy

Oleh : Rhenaldkasali

Di Jalan Cikini Raya, Jakarta, ada sebuah toko kecil yang tetap eksis lebih dari seratus tahun. Menurut penerusnya, toko itu didirikan pada 1898 dengan nama De Spin. Namun, setelah kemerdekaan, ia lebih dikenal dengan nama Toko Laba-Laba. Bisnis toko itu berbeda dari Depo Bangunan yang setiap akhir pekan dikunjungi 3.000-4.000 orang untuk mengganti atau membuat bangunan baru (replace). Bisnis Toko Laba-Laba adalah bisnis memperbaiki (repair) dan wajar bila pengunjungnya hanya beberapa orang setiap saat.

Dulu, ketika di Jakarta masih banyak orang miskin, pengunjung Toko Laba-Laba ramai sekali. Orang datang untuk memperbaiki tas, sepatu, dan barang-barang berharga lainnya. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Ekonomi

Poligami Politik Makin Bergolak, Menatap Politik 2012

Oleh : Burhanuddin Muhtadi*

Burhanuddin Muhtadi

Wajah politik Indonesia pada 2012 merupakan imbas (carryover) situasi politik 2011 yang tak terselesaikan. Ada tiga fakta politik 2011 yang dominan dan tak tertuntaskan yang sangat mungkin mewarnai potret politik 2012 hingga 2014.

Pertama, disfungsi dan inefektivitas koalisi pendukung pemerintah. Kedua, politik saling menyandera dan politik barter. Ketiga, gesekan antarpartai sebagai warming-up 2014.

Disiplin koalisi yang lemah akan terus-menerus menjadi ”penyakit” pemerintahan SBY jilid kedua sejak kasus Century, mafia pajak, hingga klausul kontroversial yang membelah koalisi Sekretariat Gabungan (Setgab) dalam pembahasan revisi UU Paket Politik, terutama isu parliamentary threshold, pengurangan alokasi kursi per dapil, dan lain-lain. Baca lebih lanjut

2 Komentar

Filed under Indonesia, politik