Tag Archives: guru

Inep Janji Angkat 35 Orang GTT/PTT

Nasib 35 guru bantu/PTT di Kota Malang akan berubah dalam waktu dekat. Pasalnya dalam upacara Peringatan Hari Guru sekaligus HUT Korpri ke-37 di balai Kota Malang, kemarin pagi, Wali Kota Malang, Drs Peni Suparto MAP menyebutkan jika 35 guru Bantu/PTT ini akan segera diangkat oleh Pemkot Malang.

Inep, sapaannya, mengatakan, sudah menjadi kewajiban Pemkot Malang untuk mengangkat guru Bantu/PTT. Ia mengatakan dalam waktu dekat ini pihaknya akan segera mengangkat mereka. Sehingga di tahun 2009 mendatang, pendidik yang berstatus guru bantu PTT di Kota Malang sudah tidak ada lagi.

“Di bidang pendidikan, kewajiban dari Pemkot Malang untuk mengangkat guru Bantu PTT. Di Kota Malang, jumlah guru bantu PTT tinggal 35 orang saja. Karena itu dalam waktu dekat ini akan segera kita selesaikan. Dan ini data dari pusat, kita tidak bisa mereka-reka jumlahnya,” ungkap Inep Baca lebih lanjut

3 Komentar

Filed under Malang

Guru Tuntut Kepsek Dimutasi

Beberapa guru dan perwakilan wali murid, yang mendatangi Kantor Kepala Desa Pakisaji, siang kemarin. (Agung Priyo/Malang Post)

Beberapa guru dan perwakilan wali murid, yang mendatangi Kantor Kepala Desa Pakisaji, siang kemarin. (Agung Priyo/Malang Post)


Sekitar tujuh guru dan beberapa perwakilan wali murid SDN III Pakisaji kemarin siang mendatangi Kantor Kepala Desa Pakisaji Kecamatan Pakisaji. Mereka meminta Kepala Desa (Kades) Pakisaji, Ahmad Djaelani menyeutujui tuntutan guru yang meminta Kepala Sekolah (Kepsek) SDN III Suprayitno dimutasi.

Alasannya, Suprayitno yang sudah menjabat Kepsek sekitar delapan tahun ini dianggap tidak bisa transparan terhadap para guru tentang penggunaan dana BOS dan dana masukan dari wali murid. Ada dugaan, bahwa dana tersebut digunakan untuk keperluan pribadi. Baca lebih lanjut

1 Komentar

Filed under Kabupaten Malang, Pendidikan

Usai Upacara Hari Guru, GTT/PTT Demo

Seorang guru saat berorasi di halaman gedung Dewan kemarin. (Ira Ravika/Malang Post )

Seorang guru saat berorasi di halaman gedung Dewan kemarin. (Ira Ravika/Malang Post )

Usai mengikuti upacara peringatan Hari Guru di Stadion Brantas Batu, sekitar 800 Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) se Kota Batu kemarin menyerbu gedung DPRD Kota Batu. Kedatangan mereka tak lain mengharap anggota DPRD memberikan dukungan dan memperjuangkan tuntutan para GTT/PTT kepada Walikota Batu.

Antara lain agar seluruh GTT/PTT mendapatkan tunjangan insentif, GTT/PTT harus diutamakan dalam penerimaan CPNS, dan meminta Pemkot Batu memperhatikan kesejahteraan anggota GTT/PTT terutama yang usianya di atas 40 tahun. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Batu

Usulkan SK Standar Gaji dari Pihak Sekolah

Persatuan Guru Tidak Tetap Indonesia (PGTTI) Malang meminta Pemkot Malang tidak sekadar menghapus insentif. Namun, menggantinya dengan kebijakan lain yang bisa menentramkan guru GTT. Nurul Yaqin, ketua PGTTI Malang mencontohkan, Pemkot Malang bisa mengeluarkan surat keputusan standar penggajian GTT oleh sekolah.

Dengan mengeluarkan standar penggajian, maka setidaknya penghasilan GTT seragam. Tidak terlalu kecil seperti yang terjadi saat ini. Dari pengamatannya, gaji GTT berkisar Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu per bulannya. “Silahkan lah insentif dihapus. Tetapi, naikkan penghasilan mereka dari sekolah. Keluarkan SK agar sekolah menggaji sesuai standar,” usulnya.

Alternatif kedua, Pemkot dan Diknas Kota Malang juga bisa mengganti dengan kebijakan pemberian SK pengangkatan menjadi honorer daerah. Baca lebih lanjut

2 Komentar

Filed under Malang, Pendidikan

Ijazah D2 Ditoleransi untuk CPNS Guru

Para pelamar CPNS di kantor Pos Besar Malang beberapa waktu lalu. Pelamar guru SD diberi dispensasi tingkat pendidikan. (Muflikh Farid/Malang Post)

Para pelamar CPNS di kantor Pos Besar Malang beberapa waktu lalu. Pelamar guru SD diberi dispensasi tingkat pendidikan. (Muflikh Farid/Malang Post)

Pemkab Malang memberikan toleransi strata pendidikan bagi pelamar CPNS formasi tahun 2008 khusus Guru Umum. Tahun ini Pemkab Malang memberikan kesempatan bagi para lulusan PGSD (Pendidikan Guru Sekolah Dasar).

Hal itu dikatakan Kepala Badan Kepegawaian Daerah Tulus Haryanto. Menurut Tulus pihaknya memberikan kesempatan bagi para pelamar Guru Sekolah Dasar yang mengantongi ijasah D.2 dari PGSD. Saat ini tenaga Guru yang dibutuhkan Pemkab Malang sejumlah 259 (dua ratus lima puluh sembilan) orang. Terdiri dari, 129 Guru SD, 89 Guru SMP, 11 Guru SMA dan 30 Guru SMK. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Kabupaten Malang, Pendidikan

Buntut Amblesnya Anggaran Pendidikan, Insentif GTT Bakal Dihapus

Sekitar 5.000 orang guru tidak tetap (GTT) Kota Malang bakal mendapatkan kejutan kurang menggembirakan dalam peringatan Hari Guru 25 November mendatang. Pemkot Malang sedang ancang-ancang menghapus insentif GTT dari alokasi APBD 2009. Insentif dari APBD tingkat II itu senilai Rp 150 ribu per bulan.

Penghapusan insentif itu adalah salah satu buntut dari pemangkasan anggaran pendidikan Kota Malang hingga Rp 35 miliar dibanding tahun sebelumnya (2008). Pada 2008 lalu, belanja langsung diknas mencapai Rp 85,931 miliar. Pada 2009 nanti, diproyeksikan hanya Rp 51 miliar.

Ketua Komisi B DPRD Kota Malang Syaiful Rusdi kemarin mengungkapkan, faktanya anggaran semua dinas dilorot. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Malang

Dirjen PMPTK Imbau Pemda tak Terima CPNS Lulusan D2

Dirjen Peningkatan Mutu Pendidik Tenaga Kependidikan (PMPTK) Depdiknas Baedhowi kembali mengingatkan pemda untuk tidak merekrut CPNS guru lulusan D-2 (diploma dua). Imbauan itu disampaikan lagi karena masih banyak pemda, termasuk pemda se-Malang Raya, yang membuka formasi guru untuk lulusan D-2 kependidikan.

Kepada Radar kemarin, Baedhowi mengajak agar pemda juga mengedepankan peningkatan mutu pendidik. Peningkatan mutu pendidik itu didahului dengan rekrutmen awal, yakni guru minimal lulusan S-1. Amanat kualifikasi guru minimal lulusan sarjana juga tercantum dalam Undang-Undang Sisdiknas (Sistem Pendidikan Nasional). “Kami pernah menegaskan bahwa untuk guru minimal sarjana. Kecuali untuk daerah terpencil atau tertinggal, lulusan D-2 boleh,” ungkap dia.
Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Batu, Kabupaten Malang, Malang, Malang Raya, Pendidikan