Tag Archives: impor

Ketika Pesta Harus Berakhir: Babak Baru Depresiasi Kurs Rupiah

GEJALA terjadinya krisis keuangan mulai mengintip Indonesia. Dari Mei ke Agustus, kurs rupiah jatuh dari Rp 9.870 ke Rp 11.400 per dolar dan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) anjlok sampai 10 persen dalam tiga hari. Seperti rezim Suharto dulu, semua pejabat di era kini, dari presiden sampai menteri, terkesan menafikan masalah di perekonomian. Optimisme berlebihan terus saja disampaikan.

Kalau kita memahami bagaimana pasar valas beroperasi, depresiasi rupiah saat ini merupakan kejadian semestinya. Secara fundamental, ekonomi kita mengandung terlalu banyak kerawanan. Kita sedang menghadapi apa yang disebut sebagai “penyakit Belanda” (Dutch disease). Dulu Belanda mengalami masalah ini ketika ada penemuan gas di Laut Utara yang membuat apreasiasi mata uang gulden tidak wajar. Akibatnya, daya saing industri manufaktur yang sebelumnya menjadi fondasi ekonomi Belanda merosot. Baca lebih lanjut

1 Komentar

Filed under Ekonomi

Waspada Krisis Eropa Tak Bisa Lagi Ditunda

PEREKONOMIAN Eropa mengawali 2012 dengan buruk. Jangankan memunculkan “cahaya di ujung terowongan krisis”, yang datang pada tahun baru justru petaka baru, yakni pemangkasan peringkat utang sembilan Uni Eropa oleh Standard & Poor’s akhir pekan lalu. Lembaga pemeringkat internasional itu kini hanya menyisakan Jerman dari zona euro yang masih memegang grade tertinggi AAA stabil.

Prancis -yang selama ini bersama Jerman memimpin upaya mencari solusi- kehilangan peringat tertingginya. Bersama Austria, peringkat utang Prancis turun satu level menjadi AA+ dari AAA. Dua negara itu menghadapi risiko penurunan lebih lanjut. Sementara itu, Finlandia, Belanda dan Luksemburg mempertahankan rating AAA dengan negative watch.

Semakin kompleksnya krisis di zona euro membuat perekonomian Indonesia semakin waspada. Dalam jangka pendek, terpuruknya peringkat utang itu membuat perbankan Eropa menarik pinjamannya di pasar kredit global. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Ekonomi

Mewaspadai Ekonomi Konsumsi

Oleh Candra Fajri Ananda

DI tengah badai krisis keuangan global, Indonesia telah menuai setidaknya tiga prestasi ekonomi yang cukup gemilang pada 2011. Pertama, Indonesia kembali mendapatkan predikat “investment grade level“. Kedua, pendapatan perkapita yang telah mencapai USD 3.000 dan ketiga, capaian pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi sebesar 6,5 persen (triwulan III-2011).

Meski demikian, kita tidak bisa terus berbangga diri. Struktur ekonomi kita yang lebih didominasi oleh sisi konsumsi akan sangat rentan terhadap goncangan dari luar (external shock). Bahkan, efek yang lebih parah akan dapat terjadi apabila kondisi ekonomi domestik tidak siap menghadapinya. Baca lebih lanjut

1 Komentar

Filed under Ekonomi, Indonesia