Tag Archives: insentif

ADD Tahap II Segera Cair

ADD (Alokasi Dana Desa) Tahap II untuk 378 Desa di Kabupaten Malang ditargetkan cair awal Desember nanti. Pencairan ADD Tahap II sempat macet karena pihak desa belum menyetorkan SPj (Surat Pertanggung Jawaban) ADD tahap I. Pantauan Malang Post, sekitar 80 persen penerima ADD Tahap I telah menyetorkan berkas SPj kepada Bagian tata Pemerintahan Desa (Tapemdes).

Kepala Bagian Tapemdes Nurman Ramdansyah menargetkan berkas SPj ADD Tahap I telah terkumpul 100 persen hingga akhir November nanti. Menurut Nurman, SPj adalah syarat penting dalam mekanisme pencairan ADD Tahap II. Untuk diketahui, dari total ADD senilai Rp 55 Miliar, 60 persen dana telah digelontor ke masing-masing desa.

“Saat ini SPj yang telah disetor mencapai 80 persen, target kita sampai akhir November sudah mencapai 100 persen,” ujar Nurman ditemui di ruang kerjanya kemarin. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Kabupaten Malang

Usulkan SK Standar Gaji dari Pihak Sekolah

Persatuan Guru Tidak Tetap Indonesia (PGTTI) Malang meminta Pemkot Malang tidak sekadar menghapus insentif. Namun, menggantinya dengan kebijakan lain yang bisa menentramkan guru GTT. Nurul Yaqin, ketua PGTTI Malang mencontohkan, Pemkot Malang bisa mengeluarkan surat keputusan standar penggajian GTT oleh sekolah.

Dengan mengeluarkan standar penggajian, maka setidaknya penghasilan GTT seragam. Tidak terlalu kecil seperti yang terjadi saat ini. Dari pengamatannya, gaji GTT berkisar Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu per bulannya. “Silahkan lah insentif dihapus. Tetapi, naikkan penghasilan mereka dari sekolah. Keluarkan SK agar sekolah menggaji sesuai standar,” usulnya.

Alternatif kedua, Pemkot dan Diknas Kota Malang juga bisa mengganti dengan kebijakan pemberian SK pengangkatan menjadi honorer daerah. Baca lebih lanjut

2 Komentar

Filed under Malang, Pendidikan

Buntut Amblesnya Anggaran Pendidikan, Insentif GTT Bakal Dihapus

Sekitar 5.000 orang guru tidak tetap (GTT) Kota Malang bakal mendapatkan kejutan kurang menggembirakan dalam peringatan Hari Guru 25 November mendatang. Pemkot Malang sedang ancang-ancang menghapus insentif GTT dari alokasi APBD 2009. Insentif dari APBD tingkat II itu senilai Rp 150 ribu per bulan.

Penghapusan insentif itu adalah salah satu buntut dari pemangkasan anggaran pendidikan Kota Malang hingga Rp 35 miliar dibanding tahun sebelumnya (2008). Pada 2008 lalu, belanja langsung diknas mencapai Rp 85,931 miliar. Pada 2009 nanti, diproyeksikan hanya Rp 51 miliar.

Ketua Komisi B DPRD Kota Malang Syaiful Rusdi kemarin mengungkapkan, faktanya anggaran semua dinas dilorot. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Malang

Hindari Insentif Ganda, 300 Rekening Guru Non PNS Dikembalikan

Sekitar 300 rekening yang baru dibuka guru non PNS untuk pencairan insentifnya, kemarin dikembalikan ke kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Malang. Pengembalian rekening itu dilakukan oleh guru yang sebelumnya teridentifikasi menjadi penerima insentif dobel. Artinya, dari APBD mendapatkan insentif dan dari APBN pun juga mendapatkan. Padahal, untuk pemerataan dana, masing-masing guru hanya dibatasi satu sumber dana saja.

“300 rekening yang kembali ini langsung kami alokasikan untuk guru yang belum menerima, yang jumlahnya ada 306 guru,” kata Kabid Pendidikan Menengah (Dikmen) Disdik Kota Malang, Dra Zubaidah kepada Malang Post, kemarin.

Sebelumnya, lanjut Ida, panggilan akrab Zubaidah, pihaknya sudah mewarning untuk menghentikan pencairan insentif bagi guru yang menerima dobel, tapi tidak melaporkan diri. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Pendidikan

Insentif Cair, GTT Langsung Urunan

GTT/PTT saat mengambil insentif sebesar Rp 500 Ribu di pendopo Kantor Dinas Pendidikan di Kepanjen, kemarin. (Bagus Ary Wicaksono/Malang Post)

GTT/PTT saat mengambil insentif sebesar Rp 500 Ribu di pendopo Kantor Dinas Pendidikan di Kepanjen, kemarin. (Bagus Ary Wicaksono/Malang Post)

Setelah cukup lama menunggu, akhirnya 1508 GTT/PTT (Guru Tidak Tetap/Pegawai Tidak Tetap) Kabupaten Malang menerima insentif sebesar Rp 500 Ribu per orang kemarin. Insentif satu kali dalam setahun itu diserahkan secara tunai di pendopo Kantor Dinas Pendidikan Kepanjen. Usai dana segar, para GTT/PTT langsung urunan (patungan) hingga Rp 50 Ribu untuk ongkos perwakilan mereka mengadu ke Jakarta.

Koordinator GTT/PTT Malang Selatan Abdul Rokhim (39 tahun) mengatakan, meski insentif cair namun pihaknya tetap minta kejelasan status menuju Pegawai Negeri. Untuk itulah, para GTT/PTT langsung patungan setelah insentif mereka cair. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Berita, Kabupaten Malang

Perjalanan Panjang Menikmati Manisnya Hasil Sertifikasi

Sudut pandang seorang guru, adalah profesi kelas dua dengan gaji seadanya, tampaknya harus dihilangkan. Bagaimana tidak, jika seorang guru berhasil lulus sertifikasi, gaji dia sudah mencapai lebih dari tiga kali upah minimum kota.

Oemar Bakri 40 tahun mengabdi, jadi guru jujur berbakti memang makan hati, Oemar Bakri banyak ciptakan menteri ..profesor Insinyur pun jadi.. Tapi mengapa gaji guru Oemar Bakri seperti dikebiri.
Lagu populer berjudul Oemar Bakri yang dibawakan Iwan Fals itu, kini seolah terbantahkan. Gaji guru kini besarnya tidak kalah dengan gaji para profesional lainnya. Karena sudah dihargai layaknya profesi dokter juga insinyur.

Angin surga itu pun sudah dirasakan guru di Kota Malang. Kabar gembira itu kemarin disampaikan Kabid Fungsional Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Kota Malang Dra Zubaidah. Baca lebih lanjut

1 Komentar

Filed under Berita, Malang, Pendidikan

Pendataan Honor KJM Dikebut

Pendataan guru yang kelebihan jam mengajar terus dikebut di kantor Dinas Pendidikan Kota Malang. (Lailatul Rosida/Malang Post)

Pendataan guru yang kelebihan jam mengajar terus dikebut di kantor Dinas Pendidikan Kota Malang. (Lailatul Rosida/Malang Post)

Guru-guru yang memiliki kelebihan jam mengajar (KJM) harus bersabar menunggu jatah insentifnya. Sebab saat ini, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Malang sedang ngebut pendataan pembagian jumlah honor yang berhak diterima masing-masing guru.

“Terus terang saja sudah banyak guru yang nagih insentif KJM nya. Kami mengharap mereka bersabar sebab pendataan dan kalkulasi sedang dalam proses,” ungkap Kabid Fungsional Tenaga Kependidikan Disdik Kota Malang Dra Zubaidah kepada Malang Post.

Ida, panggilan akrab Zubaidah menuturkan KJM ini diberikan kepada setiap guru yang lebih jam mengajarnya. Terutama banyak terdapat di lingkungan sekolah dasar. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Malang, Pendidikan