Tag Archives: kerajinan

Bantal Panjang itu Dinamai “Bantal Poligami”

bantal-poligamiKreativitas pebisnis di Kota Malang tidak ada matinya. Jika sebelumnya sempat tren bantal cinta yaitu satu bantal bisa digunakan dua orang, kali ini ada yang baru, bantal poligami. Seperti namanya, bantal ini bisa dipakai tidur oleh lebih dari dua orang bisa tiga hingga empat orang di satu bantal. Produk unik ini dikenalkan De Sprei dalam pamerannya di Plaza Araya kemarin.

“Kreasi baru ini kami kenalkan kepada masyarakat dalam pameran kami di Plaza Araya kali ini,” ungkap penanggung jawab pameran, Nova Silvia Lestari kepada Malang Post.
Baca lebih lanjut

1 Komentar

Filed under Malang

Kerajinan Ukiran Malang Tembus Belanda dan Italia

mengukir
Berangkat dari keprihatinan terhadap sejumlah pengangguran di lingkungan rumahnya, Eddy dan istrinya, Titik Lestari, akhirnya membuat sebuah bengkel seni untuk menampung dan membina mereka agar dapat berkarya. Sejak di dirikan sekitar enam bulan lalu, kini pesanan karya seni buatan mereka telah dipesan hingga negeri tetangga.

Awalnya Eddy mengaku kesulitan embina enam pengangguran yang sering nongkrong dirumahnya. ”Sulit sekali menumbuhkan niat untuk bekerja pada mereka,” ujar Eddy mengisahkan kendala yang dialaminya dalam membina enam pemuda yang kini rajin membuat patung Punakawan dari kayu. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Malang

Sentra Bordir Disuplai Bantuan Mesin

Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pasar menggelontor bantuan mesin senilai Rp 700 Juta ke sentra Bordir Desa Sumberpasir Kecamatan Pakis, kemarin. Bantuan tersebut berupa 50 unit mesin bordir, 20 mesin jahit dan 20 mesin Neci untuk 90 perajin. Bantuan itu berasal dari Departemen Perindustrian yang berbentuk hibah.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pasar M. Syakur Kullu mengatakan, bantuan itu dalam rangka meningkatkan daya saing UKM pada saat krisis Global. Kata Syakur, 90 mesin itu diharapkan mampu menumbuhkan ekonomi lokal sehingga bertahan dari krisis ekonomi. Dia mencatat dalam kurun waktu setahun, sentra bordir se Kabupaten Malang mampu memberi devisa sebesar 187 juta dolar.

“Produksi mereka diekspor ke Brunei dan Timur Tengah, antara lain pakaian jadi bordir, taplak meja bordir dan mukena,” terang Syakur Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Kabupaten Malang

Didik J. Rachbini Janjikan Kredit Perbankan

Kedatangan anggota DPR RI Didik J Rachbini ke Desa Urek-urek Kecamatan Gondanglegi kemarin cukup melegakan masyarakat sekitar. Khususnya pengusaha genteng di desa tersebut. Bagaimana tidak, permasalahan dana yang selama ini dialami para kelompok pengusaha genteng, akhirnya terselesaikan.
Pengamat ekonomi itu kemarin menjanjikan akan menyelesaikan permasalahan warga, khususnya perajin genteng di Balai Desa Urek-urek, siang kemarin. Yaitu dengan cara menjembatani peminjaman kredit uang ke pihak perbankan.

“Bagaimana caranya, yakni anda-anda semua (para pengusaha genteng, red) hanya cukup menyerahkan persyaratan saja. Sedangkan nantinya kami yang akan mengajukan pinjaman. Untuk bunganya, akan kami usahakan bunga yang bisa dijangkau,” ungkap Didik. Baca lebih lanjut

1 Komentar

Filed under Kabupaten Malang

Sepuluh Ribu Kompor Jarak Produksi Malang Banjiri Pasar Indonesia

Menurut Eko, berat biji jarak 250 gram dapat menyalakan kompor api selama 75 menit (sas/PrasetyaOnline)

Menurut Eko, berat biji jarak 250 gram dapat menyalakan kompor api selama 75 menit (sas/PrasetyaOnline)

Kompor jarak Malang (KJM) yang diproduksi perajin kompor di wilayah Merjosari dan Tlogomas mulai awal 2008 lalu terus menyebar ke berbagai wilayah di Indonesia. Kompor yang telah mengalami penyempurnaan beberapa kali tersebut menjadi alat alternatif untuk memanfaatkan jarak tanpa harus mengolahnya menjadi minyak atau biodiesel. Sedikitnya 10 ribu kompor produksi sentra kompor Malang itu dipakai di berbagai daerah.

Eko Widaryanto, penggagas KJM saat berada di rumahnya kemarin mengungkapkan, saat ini dia bersama dewan pertimbangan presiden tengah berkeliling untuk memasyarakatkan kompor jarak. Dan, kompor jarak Malang dinilai sebagai alat penunjang penggunaan bahan bakar alternatif yang layak digunakan. Daerah yang telah mengadopsi dan mencontoh kompor made in Merjosari dan Tlogomas itu antara lain Nusa Tenggara Timur (NTT), Karanganyar, Jogjakarta, Bali, Jawa Barat. Baca lebih lanjut

6 Komentar

Filed under Malang

Kegigihan di Balik Pengembangan Produk Olahan Apel

Beragam latar belakang pengusaha produk olahan apel di Batu. Salah satunya Mohammad Jayadi. Awalnya membuka bengkel, dia banting setir menjadi pengusaha keripik apel. Dua tahun beroperasi, ia meraih penghargaan makanan sehat tingkat nasional dari Kementerian Negara Koperasi Usaha Kecil dan Menengah.

Puluhan bungkus keripik buah terjajar rapi di etalase ruang tamu rumah Jayadi di Jl Pattimura VIII RT 04 RW 007 Kelurahan Temas, Kecamatan Batu. Banyak jenis buah keripik yang dipajang. Mulai apel, nanas, hingga salak.

Di antara deretan 12 jenis keripik buah itu, paling menonjol keripik apel. Ada beragam pilihan jenis olahan dan jenis ukuran untuk buah khas Batu itu. Mulai keripik apel tanpa kulit sampai keripik apel kulit. Ukurannya pun beragam, dari 200 gram hingga 1 kilogram.
Baca lebih lanjut

1 Komentar

Filed under Batu, Berita

Kisah Lukisan Kaca Diantara Buku

Buku dan kaca. Memang tidak ada kaitannya kalau tidak segera dikait-kaitkan kisahnya. Adalah Tatik Simanjuntak yang punya hobi melukis. Tidak puas dengan hanya melukis di atas kanvas, tatik berinovasi melukis di atas berbagai jenis dan warna kaca.

Uniknya lagi, semua hasil karya dan kreasinya ia kerjakan diantara tumpukan buku-buku bekas yang juga ia jual di bedak Nomor 31 Jalan Sriwijaya Kota Malang. Bahkan, inspirasi melukis materi kaca pun ia dapatkan dari membaca buku bekas impor dari Singapura di bedaknya yang sempit dan panas itu !
Lebih hebat lagi, barang-barang yang diproduksi dengan cara sederhana dan dari tempat yang nylempit itu banyak di pajang di beberapa toko dan mall di Malang. Bahkan sampai melanglangbuana ke beberapa kota di Jawa Timur.
Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Malang