Tag Archives: lalulintas

Kita dan Pengemudi ”Teroris”

Oleh: Siti Marwiyah

APRIYANI Susanti, 29, sudah menjadi tersangka kecelakaan yang menewaskan sembilan pejalan kaki di Jakarta. Dia diduga memakai narkoba jenis sabu, ekstasi, dan ganja ketika dugem. Dia juga tidak memegang SIM dan STNK saat diperiksa polisi.

Botol susu itu ia coba tempelkan ke mulut buah hatinya. Bocah itu bergeming. Dalam dekapan cinta sang ayah, anak itu pergi untuk selama-lama (Yusuf, 2.5 thn, salah seorang dari 8 korban serudukan maut, Tugu Tani, Jakarta)

Kasus itu sekali lagi menunjukkan bahwa jalan raya kita bisa tak ramah bagi pengguna jalan. Sudah banyak sosok seperti ”Apriyani Susanti” yang mencabut nyawa dan membuat luka seumur hidup pengguna jalan lainnya. Dari waktu ke waktu, pengemudi seperti itu menimbulkan petaka di jalanan. Kita tentu belum lupa ketika bus Sumber Kencono merampas 19 nyawa, selain 38 orang lainnya mengalami luka.

Menurut data kepolisian 2010, korban tewas di jalan sekitar 32.000 jiwa. Perkiraan asing bahkan lebih dari 40.000 jiwa untuk Indonesia. Sementara itu, WHO menyebutkan angka kematian di dunia karena kecelakaan lalu lintas mencapai 2,4 juta per tahun. Pada kelompok usia produktif 30-44 tahun, jumlah tersebut menempati urutan ketiga di bawah angka kematian karena infeksi HIV/AIDS dan tuberkulosis (TBC). Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Hukum

Ketidakpedulian, Pembunuh Terbesar di Jalan Raya

KITA tersentak hebat dengan “pembunuhan” di trotoar yang menelan sembilan nyawa itu. Kecelakaan dua hari lalu itu menjadi peristiwa terburuk di awal 2012. Kita makin ngeri setelah rekaman sesaat setelah kejadian Xenia menghajar orang-orang di sekitar Tugu Tani itu diunggah di Youtube. Para korban berserakan di paving dengan tubuh berdarah-darah dan patah-patah. Video berdurasi 3 menit 15 detik itu menggambarkan betapa kerasnya mereka ditabrak.

Kegeraman bertambah setelah pengemudi Xenia itu, Afriyani Susanti, diduga pesta narkoba dan alkohol sebelum mencelakan orang. Tuntutan menghukum berat dia, dan kawan-kawannya di dalam mobil, bercicicuit sengit di dunia maya. Afriyani sudah menjadi tersangka karena menghilangkan nyawa orang plus menggunakan narkoba. Sedangkan tiga temannya sebagai tersangka narkoba.

Kita berharap mereka dijerat dengan pasal terberat karena korbannya sangat banyak. Selain korban tewas, ada yang cacat. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Berita

Kerugian Kecelakaan Capai Rp 60 Triliun

Menumbuhkan kesadaran berkendara dan berlalu lintas tidak hanya dengan kampanye di jalanan. Strategi dan cara bertindak harus digodok terlebih dahulu dengan melibatkan pihak-pihak intelektual. Khususnya dalam mengatasi kerugian akibat kecelakaan lalu lintas.

Pakar transportasi dari Universitas Brawijaya (UB) Prof Dr Ir Harnen Sulistio MSc memaparkan, tingkat kematian akibat kecelakaan lalu lintas yang telah menjadi masalah sosial ekonomi serius. Di sepuluh negara anggota ASEAN, kerugian yang ditimbulkan oleh adanya kecelakaan lalu lintas sebesar USD 15 milyar. Setara dengan 2,2 persen GDP regional ASEAN. Estimasi kerugian terbesar terjadi di Indonesia yaitu USD 6,03 milyar (2,91 persen dari GDP) sekitar Rp 60 triliun.

Dengan kondisi itu, harus ada perhatian dan upaya sungguh-sungguh untuk mengatasi tingginya kerugian akibat kecelakaan tersebut. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Indonesia, Malang

Tekan Laka, Pasang Rambu

Beberapa rekanan tampak memasang tanda banyak pejalan kaki. (SIGIT ROKHMAD/MALANG POST)

Beberapa rekanan tampak memasang tanda banyak pejalan kaki. (SIGIT ROKHMAD/MALANG POST)


Minimnya rambu lalu lintas di beberapa ruas jalan raya di Kabupaten Malang mulai mendapat perhatian. Itu dibuktikan, dengan pemasangan rambu-rambu lalu lintas sebagai upaya penekanan angka kecelakaan (Laka) di Jalan Raya Sumberpucung.

Kemarin nampak beberapa petugas dari rekanan Pemkab Malang melakukan pemasangan rambu yang disertai dengan pengecoran alas besi bagian bawah rambu yang ditanam ke tanah.

Selain pemasangan rambu-rambu, juga dilakukan perawatan marka jalan. Sementara titik-titik pemasangan, diperoleh keterangan antara Kepanjen hingga Karangkates dan Kepanjen ke arah Wonosari.
Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Kabupaten Malang

UB Pasang Spanduk di Gerbang Utara: Ini Bukan Jalan Umum

Sejak kemarin, bila Anda melewati gerbang utara kampus Universitas Brawijaya (UB), ada spanduk di atas gerbang masuk dari Jl Soekarno-Hatta itu. Ukurannya sekitar 6 x 1 meter. Di spanduk kuning tersebut, terpampang tulisan: Bukan Jalan Umum.

Pemasangan spanduk ini menegaskan bahwa jalan tembus yang menghubungkan kawasan Soekarno Hatta dan Jl Veteran itu bukan jalan umum. Pembantu Rektor (PR) I UB Prof Bambang Suharto menjelaskan, penegasan ini dilakukan karena pembukaan dua pintu masuk kampus murni untuk mahasiswa. Bukan untuk pengguna jalan umum. “Itu jalannya UB, bukan jalan umum. Masyarakat saja yang menyalahgunakan,” kata dia kemarin.

Bukankah dalam Perda 7/2001 tentang RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) statusnya jalan umum? Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Berita, Malang

Parkir Truk PG Kebonagung dan Krebet Bakal Ditertibkan

Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkomin) Kabupaten Malang bakal menertibkan truk pengangkut tebu di dua pabrik Gula. Selama ini, antrian truk pengangkut tebu di dua PG tersebut dianggap mengganggu lalu lintas. Utamanya, antrian di PG Krebet Kecamatan Bululawang yang mencapai sekitar 2 km di musim giling.

Kepala Dishubkomin Pemkab Malang, Soefianto mengatakan dua PG itu berpotensi menimbulkan kemacetan lalu lintas. Hanya saja, pihaknya bakal konsentrasi di jalur PG Krebet. Pasalnya, jalur Krebet-Bululawang selain berpotensi macet juga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas. “Kami akan koordinasi dengan pihak Pabrik Gula yang bersangkutan, dalam hal ini PG Krebet,” kata Soefianto Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Kabupaten Malang

Jalan Tembus UB Milik Provinsi?

jalan-ub-dalamPemkot Malang segera mempersiapkan data yang menunjukan bahwa jalan tembus Universitas Brawijaya (UB) merupakan jalan umum. Selain itu, untuk mengatasi masalah ini, Pemkot bakal mengundang UB untuk melakukan pembicaraan.

Tapi UB, justru mengaku sudah memiliki bukti kepemilikan tanah yang digunakan untuk jalan tembus tersebut. Hanya saja, UB baru akan mengeluarkan bukti itu, jika benar-benar dibutuhkan.
Wali Kota Peni Suparto kemarin sore mengatakan, hendaknya ada data yang menguatkan tentang status jalan umum itu. Sementara saat ini, kata Inep, sapaan akrab Peni Suparto, di media massa diberitakan, kedua pihak sama-sama tak memiliki bukti yang kuat tentang status jalan tembus itu.
‘’Karena itu menurut saya, sebaiknya dibicarakan secara baik-baik antara kedua pihak. Juga tidak perlu dibawa ke meja hijau,’’ kata Inep. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Malang, Pendidikan