Tag Archives: lalulintas

UB Pernah Ajukan Pengalihan Status Jalan

Klaim Universitas Brawijaya (UB) bahwa jalan tembus di tengah kampus merupakan jalan miliknya dimentahkan. Pakar transportasi dan jalan raya UB sendiri, yakni Prof Harnen Sulistyo, mengatakan, secara status dan fungsi berdasarkan Perda 7/2001 tentang RTRW (rencana tata ruang wilayah), jalan tersebut memang jalan umum.

Karena itu, dia sangat setuju usulan DPRD agar masalah itu dibuka kembali. Minimal ada dialog antara pimpinan UB, pemkot, dan dewan. Jika perlu, Pemprov Jatim dihadirkan kalau memang jalan tersebut bagian dari aset provinsi.

Harnen mengaku, saat Wali Kota Malang Peni Suparto menjabat pada periode pertama, tim teknis UB pernah membahas persoalan itu. “Saya masih ingat betul bahwa status tanah tersebut berdasarkan RTRW memang jalan umum,” tegas dia. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Berita, Malang

Jalan Umum Kok Pasang Tarif!

Mencuatnya kembali persoalan tentang status jalan tembus Universitas Brawijaya (UB) mengundang polemik di masyarakat dan mahasiswa. Disatu pihak, masyarakat mempertanyakan kesaktian UB yang memagari jalan umum. Di pihak lain, mahasiswa UB khawatir bila jalan tembus dibuka untuk umum berdampak hilangnya kenyamanan kampus.

Setelah anggota DPRD Kota Malang angkat bicara tentang status jalan tembus itu, kemarin warga sekitarnya pun mulai mempertanyakan sikap UB. Warga bagaikan dibuka matanya oleh dewan yang membicarakan tentang status jalan tembus itu.

Sejumlah warga sekitarnya, diantaranya Sumbersari mempertanyakan kebijakan memagari jalan sepanjang 500 meter itu. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Malang

Pemkot dan UB Sama-sama Belum Bisa Tunjukkan Bukti Otentik Klaim Kepemilikan

Portal dan pos masuk jalan tembus UB yang dipermasalahan Dewan (muflikh farid / malang post)

Portal dan pos masuk jalan tembus UB yang dipermasalahan Dewan (muflikh farid / malang post)

Status jalan tembus Universitas Brawijaya (UB) harus diperjelas. UB diminta menunjukan bukti administrasi kepemilikan lahan yang mencakup jalan sepanjang 500 meter itu. Begitu juga dengan pemkot, harus menunjukan sikap yang sama termasuk memastikan jalan itu milik Pemprov Jatim atau Pemkot Malang.

Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, Ir Sofyan Edi Jarwoko mengatakan, polemik status jalan tembus itu harus diakhiri. Caranya dengan menunjukan bukti kepemilikan jalan tembus.

Sofyan Edi mengingatkan hal ini setelah UB bersikeras mengatakan bahwa jalan tembus yang sedang jadi polemik itu milik UB. ‘’Satu-satunya jalan keluar, ya tunjukan bukti-buktinya. Begitu juga pemkot,’’ tegas dia. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Berita, Malang, Pendidikan

Jalan Tembus UB Langgar Perda

Portal dan pos masuk jalan tembus UB yang dipermasalahan Dewan (muflikh farid / malang post)

Portal dan pos masuk jalan tembus UB yang dipermasalahan Dewan (muflikh farid / malang post)


Menjelang revisi Perda RTRW, status jalan tembus Universitas Brawijaya (UB) kembali dipersoalkan. Setelah lama mereda, kemarin DPRD Kota Malang mempertanyakan kembali status penggunaan jalan yang mengakses kampus UB dari Jalan Veteran hingga Jalan MT Haryono-Jalan Soekarno Hatta itu.

Menurut anggota Fraksi Partai Golkar H Agus Sukamto, Sekretaris Komisi A Sigit Setiawan dan Ketua DPRD RB Priyatmoko Oetomo, jalan tembus UB itu bukan milik UB, tapi jalan umum.

‘’Berdasarkan Perda 7 tahun 2001 tentang RTRW, jalan tembus itu milik umum. Peruntukannya untuk jalan umum. Jadi sebenarnya berdasarkan legalitasnya, jalan itu bukan milik Universitas Brawijaya,’’ kata Agus Sukamto.
Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Berita, Malang, Pendidikan

Pendirian Tempat Usaha Besar Abaikan Amdal Lalin

Tempat usaha berskala besar seperti mall dan SPBU belum patuh menjalankan analisa mengenai dampak lingkungan lalu lintas (amdal lalin). Akibatnya kemacetan di kota pendidikan ini semakin parah. Bila tak ada langkah konkret mengatasinya, lima tahun mendatang lalu lintas di Kota Malang crowded.

Persoalan kemacetan lalu lintas ini diungkapkan pakar manajemen lalu lintas Universitas Brawijaya, Prof Dr Ir Harnen Sulistio MSc. Harnen mengatakan hal itu usai dialog dengan Komisi C dan pemkot tentang amdal lalin dua SPBU baru di Ciliwung dan Jalan Dirgantara yang sedang bermasalah.

Harnen mengatakan, harusnya mall seperti Matos dan MOG menerapkan amdal lalin. Tapi kenyataannya menurut Kepala Laboratorium Transportasi dan Jalan Raya FT Unibraw ini, amdal lalin belum diterapkan sehingga lalu lintas tak lancar. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Malang

Gandeng Perusahaan Inggris, Hemat Rp 400 Juta

Marka jalan protokol di Kecamatan Gondanglegi cat ulang oleh Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Malang,  atas bantuan Inggris.

Marka jalan protokol di Kecamatan Gondanglegi cat ulang oleh Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Malang, atas bantuan Inggris.

Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Malang berhasil menggandeng salah satu perusahaan asal Inggris ‘Keymate’. Dua institusi lintas negara itu bekerjasama dalam perbaikan marka jalan dan rambu-rambu jalur Lintas Kepanjen-Turen dan Kepanjen-Karangkates. Kerjasama itu mampu menghemat APBD Kabupaten Malang sebesar Rp 400 juta.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Malang Soefianto mengatakan kerjasama itu terjalin lewat perwakilan Keymate di Pulau Bali. Menurut Soefianto, Keymate adalah raksasa Farmasi yang giat membantu negara dengan tingkat kecelakaan tinggi, termasuk Indonesia. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Kabupaten Malang

Tuntaskan Kemacetan Lebih Penting Daripada Jembatan Layang

Akhir pekan lalu, kemacetan terjadi di sejumlah titik. Banyaknya aktifitas membuat jalur poros di kawasan Dinoyo dan Soekarno Hatta mengalami kemacetan yang luar biasa. (MUFLIKH FARID/MALANG POST)

Akhir pekan lalu, kemacetan terjadi di sejumlah titik. Banyaknya aktifitas membuat jalur poros di kawasan Dinoyo dan Soekarno Hatta mengalami kemacetan yang luar biasa. (MUFLIKH FARID/MALANG POST)

Kemacetan yang terjadi di sejumlah titik di Kota Malang mendapat perhatian dari dewan. Pasalnya, kemacetan yang terjadi semakin tahun semakin parah dengan jumlah kendaraan yang terus bertambah. Untuk mengatasinya, proyek-proyek Pemkot yang sempat terbengkalai diharapkan bisa segera diselesaikan.

Sekretaris Komisi C, Pujianto mengatakan kemacetan sudah seharusnya menjadi agenda prioritas karena menyangkut kepentingan masyarakat banyak. Titik kemacetan yang didahulukan ialah kawasan Dinoyo. “Proyek jembatan Tunggul Wulung di antaranya harus segera diwujudkan,” kata Puji. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Berita