Tag Archives: Sumbermanjing Wetan

Harga Kopi Robusta Melorot, Petani Sambat

Sumarmi, petani Kopi di Dusun Pancur Rejo Desa Talangsari Kecamatan Sumbermanjing Wetan menjemur biji kopi, saat ini harga komoditi itu melorot. (Bagus Ary Wicaksono/Malang Post)

Sumarmi, petani Kopi di Dusun Pancur Rejo Desa Talangsari Kecamatan Sumbermanjing Wetan menjemur biji kopi, saat ini harga komoditi itu melorot. (Bagus Ary Wicaksono/Malang Post)

Petani kopi robusta di Kabupaten Malang harus mengencangkan ikat pinggang karena harga komoditas itu menurun. Sementara itu, harga pupuk urea dan ZA malah merangkak naik. Padahal, harga jual kopi jenis robusta per kilogram tinggal Rp 16,5 Ribu dari harga awal Rp 20 Ribu per kilogram.

Sumarmi, petani Kopi jenis Robusta dari Dusun Pancur Rejo Desa Talangsari Kecamatan Sumbermanjing Wetan mengeluh penurunan harga itu. Pasalnya, disaat harga komoditi Kopi turun, dia terlanjur membayar harga pupuk yang terus merangkak naik. Bak tertimpa tangga, saat ini produksi Kopi menurun karena faktor cuaca.
Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Kabupaten Malang

Terdampak Resesi, PTPN XII Pending Ekspor Tiga Komoditi

Para buruh harian Kebun Pancursari PTPN XII saat pulang usai bekerja membersihkan hutan Sengon milik PTPN XII kemarin. (Bagus Ary Wicaksono/Malang Post)

Para buruh harian Kebun Pancursari PTPN XII saat pulang usai bekerja membersihkan hutan Sengon milik PTPN XII kemarin. (Bagus Ary Wicaksono/Malang Post)

Kinerja kebun Pancursari milik PTPN XII di wilayah Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe) mulai terdampak krisis global. Tiga komoditas ekspor andalan Kebun Pancursari yakni cengkeh, kayu sengon dan karet terpaksa ditunda pengirimannya. Hal itu terjadi karena, harga jual komiditi tersebut melorot jauh dibawah harga lama.

Manager Kebun Pancursari PTPN XII Anis Febriantomo mengatakan ekspor bulan Desember hingga tahun 2009 mendatang masih belum jelas. Menurut Anis, krisis Global membuat perusahaan penerima komoditi ekspor enggan melakukan pembelian. Ambil contoh komiditi Cengkeh, awal Februari lalu Kebun Pancursari berhasil mengekpor 150 ton Cengkeh seharga Rp 50 Ribu per kg. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Kabupaten Malang, Malang

Sekolah Dibangun, Siswa Belajar di Kelas Darurat

Sri Tuyatmi Guru Kelas 1 dan 2 SDN Ringin Kembar II Kecamatan Sumbermanjing Wetan mengajar muridnya di kelas tenda beratap terpal plastik, kemarin. (BAGUS ARY WICAKSONO/MALANG POST)

Sri Tuyatmi Guru Kelas 1 dan 2 SDN Ringin Kembar II Kecamatan Sumbermanjing Wetan mengajar muridnya di kelas tenda beratap terpal plastik, kemarin. (BAGUS ARY WICAKSONO/MALANG POST)


Biasanya, baik buruknya cuaca amat berpengaruh terhadap aktifitas para nelayan atau para pencari nafkah. Namun, ternyata ratusan siswa-siswi SDN Ringin Kembar II Kecamatan Sumbermanjing Wetan justru harus bersahabat dengan cuaca. Praktis, sejak sekolah mereka dibangun, sekitar 132 siswa terpaksa belajar di Sekolah darurat beratap dan berdinding terpal plastik.

Sekolah Dasar tersebut lokasinya cukup jauh dari Kota Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Malah bisa dikatakan terpencil karena dikelilingi oleh tanaman perkebunan. Ringin Kembar merupakan desa yang berlokasi di areal Perkebunan Pancursari PTPN XII dengan tanaman karet, kopi, jarak dan cengkeh.
Untuk menuju ke lokasi SD, harus rela menempuh medan jalan berkelok-kelok puluhan kilometer. Yang lebih memprihatinkan, satu-satunya akses ke lokasi itu, didominasi jalan makadam dari batu-batu kapur.
Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Kabupaten Malang

Waspadai Potensi Bencana Malang Selatan

(m.suex / malang post)

(m.suex / malang post)

Kabapaten Malang dari tahun ke tahun tak pernah luput dari terjangan bencana alam, seperti longsor, banjir, dan angin puting beliung. Hal itu diakui Wabup Malang, Rendra Kresna yang sekaligus sebagai Koordinator Satuan Koordinasi dan Pelaksana (Satkorlak) Penanggulangan Bencana Kabupaten Malang, ketika dihubungi Malang Post, kemarin. “Tidak bisa dipungkiri, Kabupaten Malang setiap tahun selalu rawan bencana alam, entah itu banjir, tanah longsor, tanah bergerak, atau angin puting. Ini tak bisa dilepaskan dari kondisi hutan kita yang rusak parah, paling parah di Pulau Jawa,” ujar Rendra.

Memasuki musim penghujan ini, Rendra menegaskan pihaknya telah melakukan koordinasi lintas instansi untuk bekerja cepat melakukan penanggulangan bencana. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Berita, Kabupaten Malang, Malang Raya

Terdeteksi Ancaman Badai, BMG Warning Nelayan

Nelayan Sendangbiru di Desa Tambakrejo Kecamatan Sumbermanjing Wetan masih melaut. BMG meminta nelayan libur selama seminggu ke depan, khususnya perahu ukuran sedang dan kecil. (BAGUS ARY WICAKSONO/MALANG POST)

Nelayan Sendangbiru di Desa Tambakrejo Kecamatan Sumbermanjing Wetan masih melaut. BMG meminta nelayan libur selama seminggu ke depan, khususnya perahu ukuran sedang dan kecil. (BAGUS ARY WICAKSONO/MALANG POST)

Ribuan Nelayan di perairan laut Selatan Pulau Jawa dihimbau mengurangi aktifitas melaut seminggu ke depan. Ini menyusul prediksi BMG Stasiun Klimatologi Karangploso bahwa bakal terjadi peningkatan kecepatan angin akibat transisi musim kemarau. Hal itu menyebabkan tinggi gelombang air laut naik hingga 3 meter.

Kepala BMG Stasiun Klimatologi Karangploso, Antoyo Setyadipratikno mengatakan prediksi tersebut disampaikan oleh BMG Pusat. Bahwa seminggu ke depan, kecepatan angin di Pulau Jawa bagian selatan diramalkan meningkat. Peningkatan kecepatan itu menurut Antoyo berpotensi menaikkan tinggi gelombang laut. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Malang

15 Kecamatan Kategori Rawan Bencana

Wakil Bupati Malang Rendra Kresna menyatakan, 15 Kecamatan dalam kondisi rawan bencana. Wilayah tersebut sesuai dengan surat pemberitahuan dari Badan Geologi.

Menurut Rendra, jenis bencana yang bisa terjadi meliputi tsunami, bencana angin, banjir, tanah longsor dan gempa.

Malah beberapa kecamatan termasuk kategori tanah labil, yakni Sumbermanjing Wetan, Gedangan, Ngajum, Pujon, Ngantang, Kasembon, dan Wonosari. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Berita, Kabupaten Malang, Malang Raya

Sudah Setahun, Jalan Longsor Masih Mangkrak

Jalan raya jurusan Kecamatan Gedangan menyempit karena bahu jalan longsor, pengerjaan masih menunggu material utama. (Bagus Ary Wicaksono)

Jalan raya jurusan Kecamatan Gedangan menyempit karena bahu jalan longsor, pengerjaan masih menunggu material utama. (Bagus Ary Wicaksono)

Meski sudah terjadi setahun lalu, namun Pemkab Malang masih tutup mata terhadap keberadaan Jalan Raya depan gapura Desa Ringinsari Kecamatan Gedangan yang jalannya longsor sebagian.

Kondisi jalan tersebut sangat memprihatinkan. Pasalnya, nyaris separuh badan jalan di kawasan tersebut termakan longsoran sejak setahun yang lalu. Penyempitan badan jalan tersebut memaksa pengguna jalan dari arah berlawan bergantian untuk melewatinya.
Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Berita, Kabupaten Malang, Malang Raya