Tag Archives: sumiarsih

Sugeng Tewas Lebih Dahulu daripada Sumiarsih

Pendeta Gatut Budiono, dari Gereja Siloan, adalah salah satu saksi yang dihadirkan dalam, eksekusi Sugeng dan Sumiarsih. Ketua Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) ini dipilih langsung oleh Departemen Keagamaan Provinsi Jatim, untuk menggantikan Andreas, selaku rohaniawan Sumiarsih.
Tak ayal, pengalaman menyaksikan dua orang menghadapi kematian itu, membuat Gatut cukup kaget, shock, dan sangat iba. Apalagi ini merupakan pengalaman pertama.

Kepada Malang Post, Rektor Sekolah Tinggi Setya Budi, Karanglo, Singosari ini bercerita, saat itu dia tidak melihat jam, tapi yang dia tahu, rombongan meninggalkan LP Medaeng, sekitar pukul 23.50. Baca lebih lanjut

14 Komentar

Filed under Berita, Indonesia, Malang

Sutedja : Saya Gagal Bela Sumiarsih-Sugeng

Sutedja Jaya Sasmita

Sutedja Jaya Sasmita

Pengacara Sutedja Jaya Sasmita mengaku gagal dalam membela kedua kliennya, Sumiarsih dan Sugeng lolos dari hukuman mati. Ditemui di RS Dr Soetomo Surabaya, usai eksekusi dini hari kemarin, dia mengaku merasakan kecewa yang amat dalam dan kasihan. Bahkan, Sutedja mengatakan sempat stres dan tidak bisa tidur beberapa hari, setelah grasi Sumiarsih dan Sugeng ditolak beberapa waktu lalu. Baca lebih lanjut

2 Komentar

Filed under Berita, Indonesia

Adu Cerdik Mencari Tahu Lokasi Eksekusi Sumiarsih dan Sugeng

Peti Jenazah Sumiarsih menjelang pemakaman

Peti Jenazah Sumiarsih menjelang pemakaman

BRAVO Satuan Bromob Polda Jatim !! Begitu barangkali pujian paling pas untuk pasukan elite Polda Jatim, yang kemarin bertindak sebagai eksekutor pelaksanaan eksekusi terpidana mati Sumiarsih dan Sugeng. Sebab, rekor menyembunyikan lokasi pelaksanaan eksekusi di mata wartawan elektronik dan cetak, belum terpecahkan sampai sekarang.

Betapa tidak, kesatuan ini masih sangat piawai mengelabui puluhan mobil dan sepeda motor yang digunakan para wartawan untuk menguntit mereka membawa ke lokasi di mana Sumiarsih dan Sugeng akan ditembak mati. Padahal, Brimob hanya mengerahkan enam unit mobil Toyota Kijang. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Berita, Indonesia

Bongkar Makam Prayit

Rencana memindahkan jasad Adi Prayitno dari makam Kembang Kuning ke TPU Samaan, karena sejak dimakamkan 27 Juni 2001, makamnya tidak ada yang merawat. Apalagi, kondisi makam Prayitno di Blok DD Kembang Kuning Surabaya , sudah hampir hancur.

‘’Dengan dijadikan satu, maka keluarga dan kerabat yang ada di Malang bisa setiap saat merawatnya. Kuburan pak Prayit sekarang seolah mau roboh, karena tidak pernah dijenguk,’’ tutur Andreas Nur Mandala. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Berita, Malang

Keluarga Sumiarsih Minta Disiapkan Tiga Liang Lahat

Pemakamanan Sumiarsih dan Sugeng dipastikan akan dilakukan dalam dua gelombang, menyusul perbedaan agama yang dianut keduanya usai eksekusi oleh Brimob Polda Jatim. Sugeng yang seorang muslim akan dimakamkan lebih dahulu di TPU Samaan, begitu tiba di Malang .

Sebaliknya, Sumiarsih yang beragama Kristen ini, akan disemayamkan lebih dahulu selama sehari di Yayasan Nur Pancaran Kasih di Jl. Bendungan Sigura-gura, milik Pdt. Andreas Nur Mandala. Di sini, akan dilakukan misa khusus dan penghormatan terakhir untuk Sumiarsih. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Berita, Malang

Sumiarsih-Sugeng Menjalani Eksekusi dengan Ditembak Terpisah

Sempurna sudah perjalanan hidup Sumiarsih dan Sugeng di dunia ini. Setelah menjalani hukuman penjara 20 tahun lebih, ibu dan anak, terpidana mati kasus pembantaian keluarga Letkol Mar. Purwanto ini, harus menjalani eksekusi di depan regu tembak Brimob Polda Jatim.

Eksekusi dilakukan Sabtu dinihari, di sebuah tempat yang dirahasiakan. Jadwal dan pelaksanaan eksekusi ini sendiri mengacu pada ketentuan bahwa 3 x 24 jam setelah dipindahkan ke Rutan Medaeng, eksekusi harus dilakukan. Baca lebih lanjut

9 Komentar

Filed under Berita, Indonesia

Pertemuan Keluarga Sumiarsih Dibatasi

Rachmwati Peni Sutantri, menulis surat untuk Sugeng dengan berlinang air mata di ruang tunggu Rutan Medaeng.

Rachmwati Peni Sutantri, menulis surat untuk Sugeng dengan berlinang air mata di ruang tunggu Rutan Medaeng.

Skenario percepatan eksekusi terpidana mati Sumiarsih dan Sugeng, ternyata benar-benar diwujudkan. Meski, hingga pukul 00.00 WIB, Kamis malam, eksekusi belum dilakukan, tetapi sejak pagi hingga malam, suasana eksekusi sudah mulai terasa. Baik yang berada di luar rutan atau pun di dalam Rutan Medaeng.
Di dalam rutan, pertemuan keluarga dekat yang ingin bertemu Sumiarsih dan Sugeng, mulai kemarin benar-benar sangat dibatasi. Buktinya, Tidak satu pun jemaat dari Yayasan Pelita kasih (YPK) Malang yang diperbolehkan menemui, kecuali Pdt. Andreas yang selama ini menjadi pembimbing Sumiarsih di LP Wanita Sukun Malang. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Berita, Indonesia